Fanny Wiriaatmadja

Posts Tagged ‘Mengwi

Postingan ini adalah cerita terakhir dari rangkaian perjalanan ke Bali, dengan postingan pertama di sini dan postingan kedua di sini.

Hari ketiga ini temanya adalah Bali-agak-ke-utara.

Paginya, kami breakfast di Nasi Pecel Bu Tinuk, juga di Kuta. Maklum kami ga dapet breakfast di hotel. Nasi pecelnya lumayan enak, dan lagi-lagi harganya murah, sekitar Rp 15,000. Saya sendiri minum jus di sini, secara udah beberapa hari ga menyentuh buah di Bali. Untuk pemilihan menunya, metodenya seperti biasa, tinggal tunjuk sana-sini ke deretan sayur yang dipajang di etalase kaca gitu.

DSCN5371 DSCN5372 DSCN5373 DSCN5375

Selesai makan, kami mampir ke Krisna sebentar untuk belanja. Saya cuma bela-beli celana dan sandal Bali plus pai susu aneka merk.

DSCN5376

kami jalan ke Pura Taman Ayun di Mengwi. Jalannya lumayan jauh, 1 jaman. Sampe’ sana, kami beli tiket seharga Rp 10,000/orang, lalu masuk ke dalam kompleksnya yang ternyata ga ada apa-apa selain bangunan-bangunan dan danau gede yang  biasa-biasa aja. Karena ga berhasil nemu sisi menariknya, akhirnya kami balik lagi ke mobil. Sebenernya sih pasti secara histori bangunan ini pastinya punya suatu nilai, kalo’ nggak sepertinya ga mungkin tempat ini selalu masuk jadi salah satu objek wisata di setiap tour itinery yang saya pernah browse.

DSCN5383 DSCN5389  DSCN5385 DSCN5387  DSCN5390 DSCN5391 DSCN5393 DSCN5394 DSCN5402 DSCN5404 DSCN5406  DSCN5412 DSCN5413 DSCN5415 DSCN5416 DSCN5418  DSCN5423 DSCN5424

DSCN5420 DSCN5408

Again, hari itu Bali panasnya luar biasa, sementara denger kabar Jakarta hujan gila-gilaan sepanjang hari.

Dari Pura Taman Ayun, kami lanjut ke daerah Jatiluwih, karena saya mau lihat hamparan sawah bertingkat khas Bali yang tersohor cantiknya itu. Pak Komang tampaknya agak enggan ke sana, karena katanya jalan masuknya dalam, agak kecil, dan jalannya rusak. Sebagai ganti dia nawarin mampir di restoran deket gerbang masuk Jatiluwih aja, dimana kita bisa tetap lihat pemandangan sawah bertingkat itu. Ya sudah kami ngalah lagi. Kayaknya banyak yang kami agak ngalah ke supir satu ini.

Sampe’ ke restoran yang dimaksud, yang namanya Gunung Sari, ternyata sistemnya buffet, dan ya ampun makanannya secara tampang sangat jauh dari menafsukan dan menjanjikan. Mie goreng, nasi goreng, tahu kuah kecap, ayam asam manis, tuna cah, dll. Dan kita juga harus nambah beli minuman lagi. Pas dimakan, tampang ga bohong, makanannya kurang enak walaupun ga bisa bilang ga enak juga sih. Pokoknya kami cuma makan sekali doang, ga pake acara nambah-nambah lagi, dan harga all you can eat itu Rp 80,000/orang. Yah hanya sepiring nasi dan sedikit sayur seharga 80,000, rasanya lumayan nyesek sih, belum lagi minuman Rp 25,000-an. Jadi total per orang kira-kira 100,000. Huff..

IMG_20140118_115339 IMG_20140118_115518

Secara view sendiri, memang benar sih kita bisa lihat sawah bertingkat dari sini, tapi letaknya agak jauh, jadi viewnya ya kecil aja deh. Restorannya sendiri ga terlalu rame’, tapi ada beberapa turis di sini.

Setelah makan siang yang mengundang murka itu, kami jalan ke Bedugul. Itu loh, danau gede dengan pura di tengahnya, yang jadi pemandangan di lembaran duit 50,000-an kita. Perjalanan ke sini juga lumayan jauh, sekitar 1 jaman.

Sampai sana, masuk beli tiket Rp 10,000/orang, terus jalan deh ke kompleksnya. Ih dari jauh danau Bedugul dan puranya itu udah kelihatan. Cakep banget. Ga nyesel deh jauh-jauh kemari. Cuaca waktu itu udah mulai mendung, jadi langitnya pun agak berkabut dan gunung di belakangnya jadi ga keliatan, kalo’ nggak pasti view-nya tambah cantik. Tapi plus-nya, mendung-mendungnya itu jadi bikin view Bedugulnya jadi agak mistis. Orang-orang ramai berkumpul di sekitar spot pura untuk berfoto, dan sejumlah pemeluk Hindu bersiap naik perahu ke danau –mungkin part dari sembahyang mereka. Pemandangan yang menarik banget.

DSCN5467 DSCN5482 DSCN5492 DSCN5498

DSCN5454  DSCN5464

DSCN5430 DSCN5431 DSCN5435 DSCN5436 DSCN5438 DSCN5439 DSCN5441 DSCN5446

Setelahnya kami jalan agak memutar supaya bisa lihat puranya dari angle yang berbeda, dan ternyata dari belakang viewnya lebih cantik lagi karena ada tetanaman dan bunga-bungaan yang memperkaya view-nya saat difoto.

Habis itu, keliling-keliling sebentar dimana ada patung-patung kartun binatang, ada tempat burung hantu, kandang rusa, pura-pura dan gapura-gapura khas Bali yang cantik itu.

Setelahnya hujan mulai turun walaupun kecil. Untung juga kami sudah sempat berkeliling. Sampai mobil, kami melanjutkan perjalanan. Entah kenapa secara ajaib Pak Komang mengajak kami masuk lebih dalam ke Jatiluwih, tempat sawah bertingkat tadi. Dia bilang sekalian menghabiskan waktu, toh kita juga ga bisa turun ke bawah dengan cuaca seperti ini. Saya kurang ngerti sih maksudnya apa, tapi ya sudah saya sih seneng-seneng aja karena jadi bisa lihat Jatiluwih dari dekat.

Anyway kalo’ ternyata sekarang kami mau ke Jatiluwih beneran untuk liat sawah bertingkat, ngapain juga kami tadi harus makan di Gunung Sari demi liat pemandangan sawah bertingkat dari jauh dan ngabisin Rp 100,000? Grrrr.. Tapi ya sudahlah, kan ke Jatiluwih sekarang ini juga ga disengaja dan karena kebetulan hujan aja.

Perjalanan ke Jatiluwih lumayan menyeramkan. Pertama, karena kabut sisa hujan lumayan tebal, bener-bener membuat jarak pandang ke depan itu minim banget. Kedua, jalannya sempit, naik-turun dan berkelok-kelok dengan kiri-kanan banyak jurang. Ketiga, jalanannya rusak, sehingga banyak guncangan. Memang ga heran kalo’ tadi di awal Pak Komang agak enggan ke masuk lebih dalam ke Jatiluwih.

Yah anyway setelah perjalanan panjang, nyampe’ juga kami ke desa ini, dan ada beberapa spot kosong tempat banyak mobil parkir dan orang-orangnya turun untuk lihat pemandangan sawah bertingkat yang terlihat jelas dari situ. Saya dan yang lain pun melakukan hal yang sama, dan memang benar pemandangannya cantik sekali. Sebenernya kita bisa lihat lebih jelas lagi dengan terus masuk ke dalam Jatiluwihnya, tapi sepertinya Pak Komang sudah menyerah dan karena keterbatasan waktu juga, ya sudah kami setuju untuk tidak melanjutkan perjalanan ke dalam.

DSCN5530 DSCN5538

Setelahnya kami harus melalui perjalanan panjang lagi ke daerah Seminyak, tepatnya Potato Head. Tadinya mau mampir Tanah Lot dulu, tapi waktu ga memungkinkan juga dan yang lain lebih tertarik ke Potato Head, resto&bar terkenal ini. Ya sudah kami jalan ke sana. Padahal saya pingin juga ke Tanah Lot karena again dulu I was there with my father.

Sampe’ Potato Head untunglah antrian belum terbentuk sehingga kami bisa langsung masuk dengan lancar. Dari depan, desain eksterior tempat ini sudah lumayan menarik perhatian. Setelah masuk ke dalam, jujur saya agak kaget melihat hampir 75 % tempat ini semua dipenuhi oleh bule yang asyik bermalasan di kursi panjang maupun ranjang-ranjang yang  disediakan, belum lagi mereka yang berjemur di rerumputan beralas tikar. Benar-benar serasa bukan di Indonesia. Musik yang berkumandang juga membuat nuansa turisnya makin kental. Bener-bener tempat yang hippies banget.

DSCN5566 DSCN5572 DSCN5576 DSCN5582

DSCN5548 DSCN5551 DSCN5553 DSCN5556 DSCN5558 DSCN5559

Sampai sana kami ditawari mau makan atau minum doang. Karena kami cuma mau minum-minum aja, tempat yang disediakan pun berbeda. Seorang waiter bilang bahwa tempat untuk minum-minum sudah full, tapi mendadak seorang waitress yang tampaknya lebih senior langsung memboyong kami ke sebuah sofa santai yang nyaman dengan view langsung ke kolam renang dan pantai, mirip di Klapa Jimbaran, hanya saja crowd nya sangat berbeda di sini. Ah, perfect. Hanya silaunya matahari saja yang sedikit mengganggu.

Again kami pesan minuman dan enjoying sekitar 45 minutes dengan pemandangan bule berbikini lalu-lalang serta berbagai turis negara lainnya. Orang lokal sungguh jadi minoritas di sini. Setelah beberapa saat minum-minum dan sudah diusir secara halus oleh waitress yang menanyakan apakah masih akan pesan minuman lagi atau tidak, kami balik ke mobil dan lanjut ke Babi Guling Candra di Denpasar. Tadinya Pak Komang menawarkan Ayam Gilimanuk dengan alasan sore hari biasanya jalan di Denpasar agak macet, tapi sepertinya Pak Komang sudah agak keterlaluan hari itu dengan terus mencoba mengkompromikan semua tujuan yang mau kami datangi, jadi dengan tegas kami katakan bahwa kami tetap ingin makan di Candra. Ya sudah dia pun mingkem seribu bahasa.

Sampai Denpasar ternyata jalanan lancar-lancar aja kok. Makanlah kami di Candra, dimana menunya sama seperti di Warung Liku, langsung berupa nasi dengan sepiring babi guling dalam berbagai versi dan kombinasi. Setelah makan ya ampun berasa surga banget saking enaknya. Seingat saya, dulu saya pernah makan di sini tapi ga ada kesan apapun yang tertinggal, tapi kenapa kali itu makanannya enak banget ya, sampe’ mata merem-melek. Secara harga pun, ga mahal loh, tapi sayang saya lupa berapa duit.

Alamatnya : Jl. Teuku Umar 140, Denpasar.

DSCN5583 DSCN5585 DSCN5590

Dari Denpasar kami balik ke Legian untuk pulang hotel, dan kali ini hotelnya adalah 101 Legian. Letaknya dekat dengan dunia malam Legian, jadi enak buat jalan-jalan. Sayangnya pas udah nyampe’ hotel dan masuk kamar, kami malah berasa capek banget dan akhirnya tidur, ga jalan-jalan lagi. Sayang juga sih.

Anyway ini hari terakhir kami memakai jasa rental mobil, dan tiba saatnya berpisah dengan Pak Komang. Overall kami cukup puas dengan jasanya walaupun sesekali memang dia memperlihatkan dengan jelas keengganannya untuk pergi ke tempat yang agak jauh atau merepotkan. Tapi dilihat dari teknik menyetir mobil, saya pribadi puas banget. Nyetirnya kalem, jarang ngebut dan lumayan bikin safe. Selama hari-hari kami bersama, tiap diajak makan juga dia selalu menolak dengan sopan. Again, overall cukup OK.

Kemudian bahas hotelnya, lagi-lagi hotelnya juga OK, walaupun secara space, Grand Whiz kemarin lebih luas. Harganya juga mirip-mirip Grand Whiz, yakni Rp 400 ribuan. Pokoknya overall 3 hotel selama di Bali mulai dari Pop, Grand Whiz dan 101 Legian is recommended kok, ga nyesel banget stay di sini.

 DSCN5599 DSCN5601

DSCN5595

Hari Keempat

Ga dirasa, sudah saatnya untuk balik Jakarta. Pagi-pagi saya sendiri sengaja bangun lebih dini untuk jalan-jalan dulu di sekitar dan ngunjungin Ground Zero, monumen untuk mengenang peristiwa Bom Bali. Ada semacam tugu datar tinggi di sana, dan daftar nama-nama para korban. Saya hanya sempat foto-foto saja di sana, setelahnya lanjut jalan-jalan dan akhirnya makan di sebuah restoran bergaya tradisional dan memesan nasi goreng.

DSCN5607

Setelahnya saya balik hotel, check-out dan naik taksi ke bandara. Hanya Rp 30,000 saja dari Legian ke airport. Sengaja tidak memakai rental mobil karena harganya jauh lebih mahal.

Sampai airport yang ternyata sekarang sudah semakin bagus dibanding dulu dan setelah proses check-in yang ajigile ramenya, saya nunggu di gate yang sudah ditentukan dan makan Nasi Jinggo lagi. Terakhir nih, puas-puasin bersantap makanan Bali.

Sudah deh selesai trip 4 hari ke Bali. Berasa ga nyaman banget pas pulang karena terus-menerus kebayang menyenangkannya di Bali, terutama makanannya yang bener-bener bikin addicted. Rasanya saya taun ini pasti bakal balik ke sana lagi deh hanya demi makanannya. Enaknya ga ketulungan semuanya.

Bersyukur karena cuaca walaupun terik, masih cukup mendukung, ketimbang hujan terus-menerus dan ga bisa menikmati perjalanan.

Goodbye Bali, see you again 😀

Advertisements

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,713 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Yes, another tempat enak di bilangan Selatan lagi. This time the famous Dough Darlings came up with their (literally) kitchen . Quite surprised of their dishes taste quality on 2nd opening day. Tried Donut Burger Chicken, Nasi Kecombrang and Crispy Chicken, their Hash Brown and of course their signature donuts and all is super good 😍 . Improvement need on their time of serving (acceptable lah ya since baru 2 hari buka). They have also done serving all the food to our table but beverages was still not ready at all that time and we had to remind them . Their internal communication is also one thing. They have blasted everywhere on their social media channel of 10% discount but their waiter/cashier didn't know it . Overall will be back for sure for their food ❤ enak pisan! @kitchenbydoughdarlings . #kitchen #doughdarling #food #restaurant
Medan - best food besides Pontianak, Bali and Bandung ❤❤❤ . What we ate : . * Ondo - Babi Batak Korea. Kudu, harus, wajib. Ga sah kalo ke Medan ga ke sini * Asan Babi Grill - sama harus dan wajibnya. Gila judulnya enak banget * Chasiu Asan (or bisa juga saingannya, Afoek 88) - menurut gw biasa aja sih. Tapi emang chasiunya garing renyah parah * Soto Sinar Pagi - selalu enak sih ya menurut gw. Mantap! Prefer ini ketimbang Soto Kesawan * RM Pondok Gurih - gokil sop kepala ikannya. Yang lain I have no comment karena memang ga terlalu doyan Padang * Kwetiau Ateng - biasa aja sih menurut gw. Kami juga cobain kwetiau sejenis, PekCha dan lebih biasa lagi. So far kwetiau paling enak sih menurut gw di Penang ya (lupa namanya. Kayaknya Kwetiau Nyonya) * Mie Pangsit Akhun - lumayan enak and super murah * Bakmi TiongSim - nothing special sih ya. Malah malam itu kurang enak. Enakan Jakarta punya * Bakmi HockSeng - juga biasa aja si. Mahal doang 😘 di Jakarta juga ada * Bihun Bebek Kumango - Mantab!! Tapi kurang asin dikit * Bakpao Huang Bao di Kompleks Cemara - wajib kudu beli. Enak!!! Favorite : Obak Komplit. * Bacang Cemara (bacang mini). Selalu enak tapi ud mulai agak bosen nih * Yang lain2 ga usah disebut spesifik ya, ga terlalu spesial - Lontong Kak Lin, TipTop, Mie Balap Wahidin, Macehat, Es Campur Amo, Kopitiam Kok Tong, Ucok Durian . Sekian makanannnya. Banyak juga yang belum kesampean, misal Nasi Simangunsong. Kalo Jala-Jala or Nelayan emang ga mau cobain lagi biarpun rasanya lumayan karena saya and cici pernah gatel-gatel abis makan di situ. Kapok . Kalo objek wisata kami cuma ke Gereja Anna Maria Velangkani yang bentuknya cantik sekali, kemudian ke Rumah Tjong A Fie. . Nginepnya di Arya Duta Hotel. Tipikal hotel 'konservatif' ya. Designnya ga modern tapi lumayanlah. Lokasi juga strategis. Hotel lain yang boleh dicoba kalo ke Medan : Adimulia, Grand Aston City Hall, Cambridge and of course JW Marriott . Sekian dan terima kasih . #medan #culinary #food
#wheninjohor sempet stay 2 nights at this hotel-apartment. Not too bad sih kalau kamu butuh masak, nyuci, dll. Designnya modern, kamarnya simple. Pas masuk kamar agak sedikit bau apek sih tapi the rest is OK. No bathtub . Lokasi deket banget dari Hello Kitty Town. Jalan kaki maybe around 5 minutes. Ada shuttle juga sehari 2x ke Legoland dan Hello Kitty Town dan sebaliknya. Karena dia di kompleks gede gitu, bakal susah cari makan di sekeliling. . Facility jangan expect banyak. Ada outdoor gym, library buat anak-anak and adult (nyaman banget), and no kids club . Breakfast gabung di apartment sebelah (Fraser) dan rame banget kayak pasar. Makanan so-so. . Overall boljug tapi ga bakal balik 😉 . #pinetreemarinaresort #johor #hotel #hotelreview
Aimee and Angelina the Ballerina . #aimee #aimeelynn #hellokittytown
Hua Mui - yang swear biasa banget 😆 . #huamui #johor #hainanesechickenchop #lunch
❤❤ . #aimee #aimeelynn #lego #legoland
Hello again and again, Kitty! This time I bring one lil' girl to meet you ❤ . #hellokitty #aimee #hellokittytown
Tjong A Fie tour always reminds me of this . As for man, his days are as grass: as a flower of the field, so he flourisheth. For the wind passeth over it, and it is gone; and the place thereof shall know it no more. But the mercy of the Lord is from everlasting to everlasting upon them that fear him, and his righteousness unto children's children . To remind myself - Power and pride are not everything 🙂 do not let it take control of your life. Humility is a never ending lesson of life. Be friend with it . #tjongafie #tjongafiemansion #medan #psalm #family
❤ . #medan #family #annavelangkani #church
Let's enjoy these 2 weeks, shall we? 🥰 . #aimee #aimeelynn #holiday
Zen time 🙏 . #royaltulip #gununggeulis #bogor #staycation #hotel
Definitely the absolute winner over the hotel competition in Bogor/Puncak area. Here I'm talking about ambience, service, and interior. Facility they might not be the best, but still overall super love.. Bali is here.. . #pullman #pullmanvimalahills #hotel #staycation
My everything-partner 🥰 . #gendutgoal #couplegendutgoal #bavarianhouse #lunch #fanfanhanhan
August bday 🎂 . #family #bigfamily #bday #pondokkemangi
Don't understand why you always say I'm a caring person. It's obviously an overstatement compared to YOUR caring level. Look what you've done! It's literally more than total of the presents I've received during my 35 times birthday in my life 🤣🤣 and look how personalized, customized and thoughtful all of it. I felt so loved but on the other side so sad as I felt I didn't deserve to be treated this nice. Thanks for all your kindness. I love you gopeceng ❤ . #alfalaval #farewell #colleagues #gift
See you when I see you.. Best wishes for all of you, my kesayangan always ❤❤❤❤ . #farewell #alfalaval #iloveyousapegoceng #colleagues
Off we go! . #yogyakarta #jogja #merapi #merapilavatour #alfalaval #alfalavalouting #companyouting
Hello again, Hottie 🥰 . #borobudur #yogyakarta #alfalaval #alfalavalouting #company #borobudurtemple
What we did today to celebrate Independence Day and yes sorry we know that what we did doesn't justify any nationalism spirit whatsoever . * Potluck as usual and afternoon donut stealing with doubtful reason by @devina_reny * Taking thousand of pictures and videos everwhere in office premises and try to make every lil' corner instagramable, utilizing @ottotanton as a freelance photographer/choreographer * A bit sexual harassment by posing inappropriately in front of @adrian.tanjung whose eyes instantly popped out and fingers shaking on top of the shutter, resulting a failed picture * Ruin HR room and contaminate the holy aura inside by impolite 'raising leg' pose by @shellasoo * A total boobs-show-off pose . . Yeah we're really that fun! . #independenceday #alfalaval #colleagues #potluck
Alfa Laval Virtual World ☻ . #sandboxvr #love #lotte #alfalaval #event

Blog Stats

  • 556,718 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

September 2019
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
Advertisements
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Akar Pikiran Besar Mengawali dan Mengawal Evolusi Besar

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Sastra Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Sindy is My Name

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

amrazing007 tumblr post

Introducing the Monster Inside My Mind

The Naked Traveler

Journey Redefined

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: