Fanny Wiriaatmadja

Revolusi Negatif -> Positif

Posted on: October 22, 2014

Pertama masuk mall, anak itu sudah menarik perhatianku. Sepatunya warna hitam, seperti sepatu anak lelaki. Kalau boleh dibilang, sepatunya benar-benar jelek. Yang lebih mencengangkan, anak itu memakai gaun princess. Dan hatiku berujar sedikit menuduh, “mamanya apa gak bisa sedikit lebih fashionable yah?”

Tak lama – aku baru mengetahui bahwa ternyata anak itu mengalami kelainan kaki sehingga harus memakai sepatu khusus yang dirancang oleh dokter. Bentuknya ya seperti sepatu hitam jelek itu. Aku merasa begitu kerdil, nyaris ingin menghilang dari bumi, waktu mendengar mamanya tertawa renyah dan berkata, “Pakai sepatu jelek, tapi ga menghalangi anakku tampil cantik dengan gaun princess-nya kan?”

Beberapa waktu lalu juga aku melihat seorang wanita. Cukup cantik dan sepertinya agak berdandan sedikit. Yang menarik perhatianku adalah blush-on di pipi sebelah kirinya yang super merah. Nyaris seperti badut, apalagi pipi sebelahnya lagi, sebelah kanan, hanya tersapu sedikit blush-on. Tidak balance jadinya. Lalu terbersit lagi sejenak di hati, “Apa dia tidak mengaca saat berdandan??”

Tak lama – aku baru mengetahui bahwa dia sedang menderita alergi kulit, dan dia bahkan tidak memakai blush-on sesapuan pun! Aku terdiam lagi. Malu menyelinap datang.

Juga beberapa waktu sebelumnya, hujan turun, deras mengguyur. Gang rumahku banjir cukup parah. Malam itu, kakakku membuka garasi, hendak pulang ke rumahnya setelah seharian mendekam di rumah kami. Sesuatu yang urgent sehingga harus tetap pulang walau hujan masih konsisten mengguyur. Ketika membuka garasi, hendak mengeluarkan mobilnya, kami semua tertegun. Ada mobil lain parkir tepat di depan gerbang garasi kami dengan posisi sangat tidak sopan. Miring, jelas menghalangi mobil yang akan keluar dari garasi sekaligus menyulitkan mobil yang akan lalu-lalang keluar masuk gang.

Kami pun tersulut amarah. Berani sekali orang ini, seperti tak tahu tata krama perparkiran. Adikku berpayung, menyusuri rumah para tetangga, mencari si supir tak sopan santun itu. Mobil kakakku stuck, tidak bisa keluar dari garasi. Cari 10-15 menit, tak ada seorang pun yang mengakui kepemilikan mobil itu. Kami makin gusar. Apa kami harus menunggu berjam-jam?

5 menit kemudian, tiba-tiba seorang pria dan wanita masuk berjalan kaki ke dalam gang yang masih banjir sedikit, agak basah kuyup. Ternyata.. si pemilik mobil sudah muncul. Kami sudah berdiri berjajar di depan garasi yang masih terbuka. Wajah sangar kami pasang. Otot rahang mengencang, tangan terkepal sedikit, siap memuntahkan amarah yang terpendam 20 menit.

Orang itu melihat kami, lalu tertunduk-tunduk menghampiri kami sambil meminta maaf berkali-kali, lantas mulai bercerita. Katanya, mobil mereka mogok saat masuk gang rumah kami, gegara banjir. Dipaksanya tetap menyetir, sampai akhirnya mobil itu mogok total. Si pengemudi berusaha turun dan mencoba mendorong mobil itu, tapi banjir menyulitkannya. Akibatnya mobil terparkir dalam posisi tidak senonoh di depan garasi rumah kami. Setelahnya dia terpaksa mencari bantuan ke depan gang, namun tak berhasil menemukan siapa pun. Maklum hujan masih turun sedikit.

Dari amarah, hati kami berganti moda menjadi kasihan dan iba. Tak lupa ada malu yang menerjang, karena sudah berprasangka buruk.

Dari yang diceritakan di atas, bukankah begitu sering prasangka manusia mengedepankan diri? Tanpa mengetahui kejelasan dan fakta, kita men-create story very kita sendiri, yang biasanya bernuansa negatif. Praduga berkecamuk, menduga-duga dengan liar dan bengis. Sampai terakhir kenyataan meng-knock-down kita, dan kita terkapar malu. Ah menyedihkan.

Setelahnya aku belajar untuk selalu berpikir positif. Saat kulihat sesuatu yang terkesan sangat negatif, kudatangkan semua pikiran positif yang memungkinkan. Ada orang yang terkesan jahat, kukatakan pada diriku dan orang lain bahwa orang itu tidak bermaksud seperti itu. Orang yang ngebut dan nyalip mobil dengan tidak sopan, kukatakan bahwa pastilah dia sedang ada urusan yang sangat penting. Ada orang yang korupsi dan melakukan tindak kriminal, kukatakan bahwa belum tentu kita lebih baik kalau kita ada di posisinya. Polanya terbentuk seperti itu. Aku selalu memberikan excuse apapun untuk setiap keadaan atau orang yang cenderung negatif. Semua hal yang positif mengantre keluar.

Lalu hatiku lama-lama berujar, “Kau seperti orang bodoh yang selalu berusaha positif tapi mengorbankan perasaan dan hatimu. Kau anggap semua orang benar dan baik. Kau maafkan semua tindak-tanduk mereka, kau katakan kau paham dan mengerti. Ah begitu malang dirimu..”

Dan aku terhenyak mendengar kata hatiku.

Apakah aku sudah mengalami revolusi dari seorang yang sangat judgmental menjadi seorang yang sangat excusable terhadap orang lain? Entahlah. Apakah aku perlu berubah? Atau paling tidak bergeser sedikit ke tengah-tengah, mid point antara kedua kubu extreme itu? Entahlah. Aku merasa damai dengan menjadi diri yang seperti ini. Kalaupun aku dirugikan, aku berkata ya sudahlah. Toh yang penting hatiku tetap damai, dan Tuhan melihat semua.

Akukah yang bodoh atau dunia yang terlalu menuntut, aku sungguh tidak peduli.

Advertisements

2 Responses to "Revolusi Negatif -> Positif"

Terkadang ada kalanya kita berpikir positif terhadap orang lain, eh dikecewakan. Sakitnya tuh disiniiii *tunjuk dada*
Berpikir positif & naif, beda tipis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,713 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Hotel baru nih. Menurut gw biasa aja sih dan servicenya kelihatan masih keteteran ya, mulai dari meja receptionist yang 2/3 nya ga ada orang, service call yang no response at 11.30 pm, lambatnya layanan vallet dll. Semoga ke depanhya bisa quick adjust with the pace . #fairfield #marriott #bali #fairfieldlegian #hotelreview
Parachute! . #siiteminingrusakbackgroundajahahaha #parachute #lunch #bali #cafe #culinary
Meet up with mermaid gendut 🤓 . #fatmermaid #resto #cafe #bali #canggu
Hario coffee, japanese cafe from 1920-an - enak nih tempatnya 🤩 spacious, terang, rapi. Makanan biasa aja but the ambience will win your heart. Price is a but expensive . #hario #hariocoffee #cafe #coffee #breakfast
Wowzonia - affiliated with Amazonia Singapore. Boljug tempatnya lapang and lega. Agak mirip Chipmunk di Neosoho. More pics on story . #wowzonia #playground #kemang
Aimee's ritual every Lebaran - transjakarta . #lebaran #aimee #aimeelynn #busway
Buumi Playscape - ga terlalu recommended ya. Kecil dan ga banyak mainan. More pics and videos on story. . #buumi #buumiplayscape #pp #playground #aimee #aimeelynn #kids
Iiiiiy ini juga enak! 3 japanese food in 3 days and all is too good!! . #kimukatsu #japanese #food #lunch
Uenak!!! . #sushihiro #senopati #sushi #japanese #dinner
Happy eid mubarak 🤗
Finally... After some times craving for tonkatsu, apalagi semenjak Katsu Sei tutup 😍😍😍 Queued 45' ajah sambil mo mejret gendong Aimee yang lagi tidur siang. Worth it? Yessss absolutely!!! Now lg struggling trying to find affordable keisaki di Jakarta. Yg tau DM doong 😭😭😭 . #gempor #demi #porkkatsu #tonkatsu #porkforever #lunch #food #instafood #pork #porklover
❤ . #aimee #aimeelynn #teepee #daughter
Accompanied by slow rock songs : Queen, Mr. Big and so on (in accoustic mode!).. it's such a nostalgic sunday and couldn't be more perfect! . #coc #pluit #breakfast #slowrock #coffee
. ~The running clouds ~Sun is giving up ~Circus Ball giggling ~Comfort in color . #caption #nature #landscape #bali
Kalau sering lewatin sekitaran Sea Circus (deket Motel Mexicola) pasti aware sama Kim Soo presence. Biasanya mereka hampir selalu rame, keliatan dari area outdoornya. Cafenya ada semacam 'Ikea' kecil di dalamnya, jual perintilan rumah. Lucu-lucu juga sih.. Bisa belanja sambil ngopi. . #kimsoo #kayuaya #bali #home
😍😍😍 grande lobby, isn't it? . #renaissancehotel #renaissance #bali #uluwatu #interior #architecture
Kesayangan (dan kesebelan juga kadang2 🤣) . #alfalaval #bukber #lastworkingday #colleagues
Keringetan-day 😓😓 . #labrisa #bali #traveling #aimee
Saking enaknya, ngerasa perlu 1 dedicated post for this. Ini kue es teler mahakarya my multi-talented sister, alias mamanya @libbyandjamie and @libbymikaylen. Enaknya keterlaluan beneran. AMKC should be very worried now they're getting a serious competitor 🤣 even me myself aja plan to buy this cake from my sista' for me ALONE (husband and aimee jangan harap dibagi. Nehi-mehi-tahi) . Lagi convince her to start opening PO buat kue es teler ini. Super perfect! Makannya sambil pedih karena cuma dibagi seperempat bagian. Every bite is gold. . #estelercake #homemade #cake #sister
Si nyebelin yang ngangenin . #aimee #aimeelynn #daughter #cutenessoverload

Blog Stats

  • 516,718 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

October 2014
M T W T F S S
« Sep   Dec »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Advertisements
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: