Fanny Wiriaatmadja

Kisah Salon Baru Dekat Rumah

Posted on: July 28, 2014

Aseliknya tentu saja salon yang saya omongin ini ga sebagus salon di gambar ini

Aseliknya tentu saja salon yang saya omongin ini ga sebagus salon di gambar ini

Sebuah salon kecil dekat rumah baru saja buka. 50 % discount, katanya. Daripada ngabisin oksigen di rumah, sepertinya creambath dan foot massage bakalan menyenangkan. Jadilah kucluk, kucluk, kucluk, jalan kaki saya ke salon kecil itu. 1.5 menit nyampe’.

Salonnya kecil, memanjang. Pas saya masuk, ga ada orang sama sekali. Saya harus ngelongok-longok dulu, baru kemudian seorang mbak keluar dari peraduan sambil menyambut saya dengan sangat ramah. Kroni-kroninya muncul serentak di belakangnya. Prosesi sambutannya meriah, saya rasa saya tamu pertama mereka sepanjang hari itu. Saya bilang saya mau creambath + foot massage dan sontak langsung curiga ngeliat ekspresi mereka yang mendadak saling tatap-tatapan.

“Emm, foot massage bisa kan?” ulang saya, mengingat mereka mulai saling berpandangan setelah saya menyebutkan service itu.

SI mbak – mungkin leadernya, langsung mengangguk mantap.

“Bisa! Tunggu sebentar ya Mbak!” Mereka pun serombongan berentet-rentet masuk lagi ke belakang, sementara saya masih duduk di sofá hitam di situ sambil membuka-buka majalah.

Eeeh mendadak kedengeran suara-suara mereka dari belakang :

“Eh siapa nih yang mau mijat?”
“Lo jadinya yang creambath atau kaki?”
“Eh tangan gw lagi kapalan, lo aja kali ya yang mijatin..”
“Creambath coba cek bahannya ada kagak!”

Dan lain-lain..

Ih unyu-unyu ya kalimatnya, saya jadi geli sendiri. Maklum salon baru.

Ya udah abis itu mereka keluar, terus saya disuruh duduk di bangku buat keramas. Keramas pun dimulai. Aduhai, menit pertama pijatannya udah bikin nyeri. Saya mulai mengernyit-ngernyit sambil menatap langit-langit dengan pandangan nanar.

“Eem, pelanan dikit Mbak..” kata saya, nada semanis mungkin biar si eksekutor ga berasa demotivated.

Dia cepet-cepet mengendurkan tenaganya. Menit berikut aman. Menit selanjutnya, kekuatannya kembali lagi.

Auw, aaaw.. aw-aw-aw.. saya terisak dalam hati. Mbak sabar Mbak, tobat Mbak, ampun Gusti, ini kepala saya, isinya otak, syaraf dan segala macam tetek-bengek penting, bukan ember cucian kotor.

Aaw, aaw.. aaaw.. konsisten lagu itu terus berkumandang di benak saya. Saya nyaris ngitung domba supaya bisa mengabaikan rasa sakit.

Si Mbak masih semangat 45 ngeramasin. Terus pas part bilas-membilas, eeem biasanya kan kepala kita bakalan diangkat ya sama si Mbak supaya dia bisa bersihin bagian bawah kepala/dekat leher situ.

Eh, bukannya ngangkat kepala saya, percaya ga si Mbak bilang apa?

“Ayo diangkat kepalanya, mau dibilas lehernya..”

!!!

Pertama saya bengong, saya pikir salah denger kali. Eh dia ngulangin lagi instruksinya, “Kepalanya Mbak..”

Eh kalo’ lagi pada iseng, coba deh pasang posisi tiduran kayak mau dikeramasin di salón, terus coba deh angkat kepala kalian. Kalo’ kalian bisa lakuin itu dengan santai dan lancar, kasih 2 jempol deh.

Itu.. itu.. SUSAH BANGET sumpahan!!!!

Jadi ya udah dengan agak ngeden saya angkat kepala saya, terus TAHAN selama beberapa detik supaya si Mbak bisa bilas busa-busa dan sampo di bawah kepala dan leher.

Tidaaaak! Perut berasa langsung six pack karena tegang dan berkontaksi maksimal untuk mengangkat kepala demi si Mbak menunaikan tugasnya.

I never knew that keramas bisa semenyiksa ini.

Sudahlah, masih kumaafkan. Habis itu mulai deh creambath. Ga usah diceritain panjang lebar deh ya, pokoknya tragis nasib kepalaku. Itu aja. Sakit, sakit, dan sakit. Creambathnya serasa lagi ngulek sambel terasi pake cobek. Remes sekuat tenaga, setulus jiwa raga.

Habis itu, giliran foot massage.

Yang ini masih mendingan deh, biar sakit-sakit dikit, mbaknya masih mau bertobat dan tidak lagi kembali ke jalan yang salah.

Foot massage cuma setengah jaman, terus kaki direndem di dalam baskom. Baskomnya terus dicolok listrik gitu, terus air di dalam baskomnya bisa bergejolak-gejolak gitu. Blubub, blubub, blubub gitu, jadi kaki (mestinya) kayak dipijat dalam air.

Tapi ini baskom gelembung-gelembungnya kecil banget. Jadi ga ada geli-gelinya acan. Saya curiga ini bekas ember buat mandiin bayi dan bikin bayi seneng mandi dengan gelembung-gelembung mainan tadi.

Saya ditinggal dalam posisi seperti ini setengah jam. Aselik ini beneran kayak cuma rendem air biasa, malah airnya kaga anget lagi. Yang ada juga saya ngeri kesetrum karena di bawah baskom itu, air berceceran di mana-mana dan hampir mendekati kabel colokan. Serasa pingin draft surat warisan di HP dan email cepetan ke keluarga mumpung masih ada waktu.

Aaah ya sudah deh jadi foot massage isinya cuma setengah jam dipijit + setengah jam direndem air. Yang ada kaki jamuran kelamaan dibiarin lembab gitu.

Untung, untung, masih 50 % discount jadi cuma bayar 48 ribu buat disakitin dan dikecewain.

Salon baru, semoga next nya lebih baek lagi yah.. Tapi I won’t come lagi sih, jadi ya terserah situ aja deh.

Salam creambath dan massage!

Advertisements

2 Responses to "Kisah Salon Baru Dekat Rumah"

Astaga, ini ceritanya pgn relax jd makin tersiksa … Gak bakalan balik lg deeeh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,713 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Hotel baru nih. Menurut gw biasa aja sih dan servicenya kelihatan masih keteteran ya, mulai dari meja receptionist yang 2/3 nya ga ada orang, service call yang no response at 11.30 pm, lambatnya layanan vallet dll. Semoga ke depanhya bisa quick adjust with the pace . #fairfield #marriott #bali #fairfieldlegian #hotelreview
Parachute! . #siiteminingrusakbackgroundajahahaha #parachute #lunch #bali #cafe #culinary
Meet up with mermaid gendut 🤓 . #fatmermaid #resto #cafe #bali #canggu
Hario coffee, japanese cafe from 1920-an - enak nih tempatnya 🤩 spacious, terang, rapi. Makanan biasa aja but the ambience will win your heart. Price is a but expensive . #hario #hariocoffee #cafe #coffee #breakfast
Wowzonia - affiliated with Amazonia Singapore. Boljug tempatnya lapang and lega. Agak mirip Chipmunk di Neosoho. More pics on story . #wowzonia #playground #kemang
Aimee's ritual every Lebaran - transjakarta . #lebaran #aimee #aimeelynn #busway
Buumi Playscape - ga terlalu recommended ya. Kecil dan ga banyak mainan. More pics and videos on story. . #buumi #buumiplayscape #pp #playground #aimee #aimeelynn #kids
Iiiiiy ini juga enak! 3 japanese food in 3 days and all is too good!! . #kimukatsu #japanese #food #lunch
Uenak!!! . #sushihiro #senopati #sushi #japanese #dinner
Happy eid mubarak 🤗
Finally... After some times craving for tonkatsu, apalagi semenjak Katsu Sei tutup 😍😍😍 Queued 45' ajah sambil mo mejret gendong Aimee yang lagi tidur siang. Worth it? Yessss absolutely!!! Now lg struggling trying to find affordable keisaki di Jakarta. Yg tau DM doong 😭😭😭 . #gempor #demi #porkkatsu #tonkatsu #porkforever #lunch #food #instafood #pork #porklover
❤ . #aimee #aimeelynn #teepee #daughter
Accompanied by slow rock songs : Queen, Mr. Big and so on (in accoustic mode!).. it's such a nostalgic sunday and couldn't be more perfect! . #coc #pluit #breakfast #slowrock #coffee
. ~The running clouds ~Sun is giving up ~Circus Ball giggling ~Comfort in color . #caption #nature #landscape #bali
Kalau sering lewatin sekitaran Sea Circus (deket Motel Mexicola) pasti aware sama Kim Soo presence. Biasanya mereka hampir selalu rame, keliatan dari area outdoornya. Cafenya ada semacam 'Ikea' kecil di dalamnya, jual perintilan rumah. Lucu-lucu juga sih.. Bisa belanja sambil ngopi. . #kimsoo #kayuaya #bali #home
😍😍😍 grande lobby, isn't it? . #renaissancehotel #renaissance #bali #uluwatu #interior #architecture
Kesayangan (dan kesebelan juga kadang2 🤣) . #alfalaval #bukber #lastworkingday #colleagues
Keringetan-day 😓😓 . #labrisa #bali #traveling #aimee
Saking enaknya, ngerasa perlu 1 dedicated post for this. Ini kue es teler mahakarya my multi-talented sister, alias mamanya @libbyandjamie and @libbymikaylen. Enaknya keterlaluan beneran. AMKC should be very worried now they're getting a serious competitor 🤣 even me myself aja plan to buy this cake from my sista' for me ALONE (husband and aimee jangan harap dibagi. Nehi-mehi-tahi) . Lagi convince her to start opening PO buat kue es teler ini. Super perfect! Makannya sambil pedih karena cuma dibagi seperempat bagian. Every bite is gold. . #estelercake #homemade #cake #sister
Si nyebelin yang ngangenin . #aimee #aimeelynn #daughter #cutenessoverload

Blog Stats

  • 516,718 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

July 2014
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Advertisements
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: