Fanny Wiriaatmadja

Book Review : Frankenstein

Posted on: March 27, 2014

1549366_10152254002354923_493660878_n

Untuk pertama kalinya, saya baru tahu sejarah Mary Shelley, sang pengarang, dari buku ini. Ternyata kisah hidupnya cukup tragis, mulai dari kematian mendadak suaminya sampe’ penderitaannya yang harus membanting tulang demi kelangsungan hidupnya dan anak-anaknya, dan karyanya yang paling terkenal hanya Frankenstein ini saja alias karya lainnya ga terlalu sukses. Coba bandingkan dengan Dan Brown yang (kali) kalo’ bikin cerpen 15 kata tanpa makna aja tetep bisa jadi box office dunia pustaka kali.

Buku ini menyajikan ceritanya dalam bentuk surat-menyurat. Dikisahkan seorang pria yang terobsesi berpetualang ke kutub, rutin menyurati adik perempuan yang disayanginya (manisnya) dan mengisahkan tentang perjalanannya, termasuk pertemuannya dengan Victor Frankenstein, seorang yang sudah sangat depresi karena ternyata menyimpan suatu rahasia besar dalam hidupnya. Pasti udah pada tahu bahwa Victor Frankenstein ini sejak kecil terkenal sebagai anak yang pintar (jadi teringat diri sendiri) dan entah kenapa punya ‘kegilaan’ dan rasa penasaran terhadap asal-muasal kehidupan. Ketertarikan yang cenderung menyeramkan ini akhirnya membuatnya berani menciptakan satu makhluk yang menyerupai manusia, dari kombinasi mayat dan berbagai ‘bahan’ lainnya, yang kemudian dinamai dengan namanya, Frankenstein. Sayangnya karyanya yang seolah melawan kodrat dari penciptaan berbalik menjadi bencana untuknya. Makhluk yang berperawakan mengerikan ini membuat orang-orang ketakutan dan histeris dengan keberadaannya. Penolakan demi penolakan yang diterimanya akhirnya membuat hatinya yang sebenarnya lemah lembut penuh dengan rasa kecewa, pahit dan dendam dan akhirnya menyebabkan dia mengejar penciptanya untuk membunuhnya dan keluarganya demi membalas dendam.

Sebelumnya Frankenstein mencoba bernegosiasi dengan Victor penciptanya, untuk membuatkannya sebuah manusia buatan perempuan untuk menemaninya, dan setelah itu dia berjanji akan meninggalkan Victor dan menyepi, tidak lagi mengganggu manusia. Sayangnya at the end Victor tidak berani melakukan kesalahan yang sama lagi sehingga dia menolak dan menyebabkan Franskenstein murka. Dimulailah aksi kejar-mengejar untuk menuntaskan dendam kesumat.

Karena memang novel klasik, bahasanya tentu saja bahasa klasik yang cenderung mendayu dan puitis. Awalnya saya masi ngikutin dengan runut, kata per kata, tapi lama kelamaan karena mungkin sudah tahu juga gambaran ceritanya secara garis besar, akhirnya mulailah ‘nakal’ membolak-balik halaman dengan cepat dan sesekali skip bagian yang membosankan. Terakhir akhirnya bolong-bolong itu semakin banyak, dan selesailah novel itu dengan tidak sempurna.

My opinion is, mungkin karena keterbatasan narasumber dan penelitian jaman itu, proses penciptaan Frankenstein jadi terkesan begitu mudah, tanpa adanya penjabaran ilmiah yang mendetail, yang akan bikin para pembacanya terkagum-kagum. Bayangkan kalau novel sejenis ini dibuat jaman sekarang, pasti dengan segala macam riset dan penelitian, detail penciptaan Frankenstein akan dibuat sedemikian rupa sehingga semuanya sangat jelas dan rinci. Membaca Frankenstein ala Mary Shelley, kita jadi bertanya-tanya sebenernya gimana cara membuat makhluk ini karena memang penjelasannya nihil alias ga ada. Mary hanya menjabarkannya secara garis besar. Tau-tau ya jadi aja. Jadi bener-bener ga bisa memuaskan dahaga akan sisi ilmiahnya dan malah meninggalkan rasa greget dan tanda tanya besar. Agak mengecewakan, tapi masih bisa dimaklumi.

Kemudian saat Franskenstein yang notabene buta sama sekali mengenai dunia, manusia, alam, dan semuanya, penceritaan proses pengenalannya akan semua itu menurut saya jauh dari sempurna. Kadang aneh aja gimana Frankenstein bisa begitu pandai mengenali api dan ‘khasiatnya’ tapi di satu sisi bisa begitu bodoh mengenai hal-hal lainnya. Inkonsistensi, itu masalahnya. Bener-bener perlu seorang editor berpikiran jeli kalau mau membuat kisah seperti ini, untuk mengakomodir semua kemungkinan yang bisa terjadi/muncul terhadap karakter Frankenstein yang seperti bayi ini dan menghindari blunder-blunder dalam cerita seperti yang banyak saya temukan dalam buku ini. Sayang saya alpa mencatatnya. Proses pembelajaran Frankenstein dan penyerapannya terhadap kata, kalimat dan maknanya pun membuat kita mengernyitkan dahi karena semuanya seperti begitu lancar. Ah pokoknya banyak bolong di sana-sini. Tau-tau kita hanya dihadapkan dengan Frankenstein yang berjiwa manusia, that’s it.

Apapun itu anyway tetep saja karya abadi ini is a great (fiction) history, and I love this!

Score : 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,696 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Impatience has its cost 😐

#pablo #pablonyalongsor #cheesetart #japan #matcha #greentea #gandariacity #gancit #gojek #terimakasihabanggojekyangrelaantri #maugamaukasihtipsgede

@pablo_cheese_tart_indonesia Enjoying 30 % discount of Crispy Beef Steak 🐄🍴🍽 #fillbellies #gajahmada #crispybeefsteak #steak #food #dinner #western @fillbellies Anak kepo part 2

#aimee #baby #mainanembercuciankotor #emaknyaudahkehabisanide #udahhabisenergi #parenthood Anak kepo 😂

#aimee #koper #luggage #tatah #jalan #kepo #kiddy -> lg addicted main ini 😎

#designhome #game #playstore #interior #design Yg masak mau kawin tampaknya.. #bintanggading #pik #elanglaut #noodle #bakmi #pork #porknoodle #asinbangetyangdisini 😲😝😖😕 Tryin' this just now.. Agak kecewa.. rasanya flat banget dan ga ada wangi2nya.. istilah gw : rasanya cuma di lidah dan ga nyampe' ke hidung 😅

However teksturnya bener lembut dan agak basah, jadi gak seret kayak kue bolu.

Suggestion : mending rasa matcha-nya ketimbang original cheese cakenya. Rasanya lebih intense.

#fuwafuwa #cheesecake #pik #elanglaut #kue #cake #dessert #japan Kemasannya lutjuuu 😄 #samyang #samyangcheese #instantnoodle #korea #mieinstant #mujigae #pluitvillage #bulgogi #koreanfood #kimchi #chicken #dinner #food #instafood #tiramitsu ala my sister 
#cake #handmade #baileys #dessert Lunch batch 1, diikuti nasi padang #kalimantan #noodle #bakmi #pontianak -> supercool ❤😶😶😶❤ #tyrionlannister #tyrion #gameofthrones #georgerrmartin #series #lannister #biarceboltapikece Happy playin' with the new playmat and fence *for only 10-15' and then yellin' askin' to get out

All is rented via @gigel.id

#playmat #fence #cobyhaus #baby #aimee 🐳🐋🐬🐟🐠🐡 #sulawesi #megakuningan #seafood #parape #ricarica #dinner #squid #crab #soka #makassar 🐷🐖🐽 #babipanggang #pork #pig #food #brunch #asemka #gataunamatempatnya 😶😶😶 #halloween #latepost #gardin #bali  #green #greenery #traveling Coffee? No, please.. #gadoyan #inipunyasuami #coffee #seniman #senimancoffee #bali #ubud #cafehopping #wisatakulinerbali #wisatakuliner #traveling 🌙🌛🌜☁⭐ #selfie
#smile 
#goodnite
#seeyoundari May our path cross again in the future @alicia_tibob 
#farewell #sundari #alfalaval #hrd #teamwork 🐷🐖🐽 #porkbelly #pork #porkneverdies #bali #slipperystone #greek #food #instafood #travelling #dinner #cafehopping

Blog Stats

  • 404,271 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

March 2014
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

tuliskan yang tak mampu terucap

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: