Fanny Wiriaatmadja

Book Review : The Cuckoo’s Calling – Robert Galbraith a.k.a J.K. Rowling

Posted on: January 6, 2014

200px-CuckoosCallingCover

Robert Galbraith, alias J.K. Rowling, kembali berkarya pasca karya sukses & tidak-terlalu-suksesnya Harry Potter dan The Casual Vacancy (pernah saya review di sini). Awalnya dikatakan bahwa Rowling menyembunyikan identitasnya lewat nama samaran bermakna dalam yang menyiratkan popularitasnya (merujuk ke arti kata Galbraith dalam suatu bahasa asing – Yunani/Romawi kuno? Lupa..), tapi kemudian hal itu entah kenapa bocor ke publik, sehingga buku yang tadinya terbilang ‘hanya’ cukup sukses penjualannya kontan langsung melejit, berkat nama besar Rowling.

Benci dengan fakta ini, tapi itulah digdaya sebuah realita; nasib seorang penulis baru dibanding dengan para seniornya; subjektivitas baik berdasar maupun tidak yang membedakan penjualan penulis terkenal dan belum terkenal berdasarkan angka dan nilai, dan walau benci tentu saja saya pun terpengaruh, baru membeli buku ini setelah tahu fakta siapa pengarang aslinya. Jika tidak tahu, mana mungkin saya (dan mungkin jutaan orang lain) mau membeli buku karangan penulis antah-berantah tak dikenal bernama Robert Galbraith?

Sudahlah, mari masuk dalam ceritanya sendiri. Memang buku ini bergenre berbeda dari kedua buku sebelumnya, namun nuansa Casual Vacancy menurut saya masih sedikit menyelimuti buku ini. Entah kelamnya, entah ceritanya yang bertemakan tentang kepalsuan berkedok keindahan dalam dunia manusia.

Kali ini dalam The Cuckoo’s Calling, Rowling mencoba ‘peruntungannya’ dalam kisah detektif, dengan menyajikan Cormoran Strike sebagai tokoh utama –detektif eks veteran perang dengan kaki palsu yang berkarakter dingin, diceritakan sedikit melarat, bertubuh besar menyeramkan, cenderung kasar, dengan wajah tidak tampan. Sebagai sekretarisnya hadirlah Robin, wanita cantik yang pandai dan aktif yang ternyata sedari kecil punya mimpi menjadi seorang detektif. Ia mengorbankan beberapa pekerjaan menjanjikan demi mewujudkan mimpinya itu dengan mendampingi Strike memecahkan sebuah kasus bunuh diri seorang supermodel terkenal, Lula Lander.

Maka sedari awal kita akan diajak menyusuri sepotong demi sepotong puzzle dalam rangkaian penyidikan Strike. Di dalamnya kita akan dibawa pula ke masa lalu Strike yang ternyata anak seorang penyanyi terkenal serta kehidupan cintanya yang mengerikan dengan Charlotte; belum lagi dunia artis yang penuh kepalsuan -tempat teman-teman Lula berkecimpung- yang terpaksa dimasukinya, serta (kontradiktifnya) orang-orang dari kalangan bawah yang digambarkan hidup bak benalu dan hanya memeras orang-orang kaya, mulai dari sosok ibu kandung Lula sampai seorang Rochelle, sahabat Lula yang juga pecandu obat bius. Semua ini bersettingkan kota London yang digambarkan tak pernah mati; suatu denyut hidup kota metropolitan yang tak terkekang oleh apapun.

Menurut saya ceritanya sendiri cukup menarik, dan lumayan sulit untuk ‘dilepaskan’, tentu saja karena kisah detektif semacam ini selalu menghadirkan rasa penasaran akan tokoh si pembunuh, motif, caranya, dan lain sebagainya. Sayangnya, di akhir seperti banyak cerita detektif kebanyakan, saya mendapati bahwa lagi-lagi Strike menjadi tokoh super yang sangat hebat, yang bisa memecahkan semua kasus, tanpa kita pembaca diberi petunjuk/’pemantik’ untuk mengerti jalan pikiran dan aliran benaknya sampai bisa mengambil kesimpulan sepandai itu. Entah ya, mungkin saya terbiasa dengan Conan dan Kindaichi, yang selalu menghadirkan suatu ‘pemantik’ ataupun pencetus dalam rangka pencarian petunjuk, sebagai pendorong atau pembuka dalam proses analisa sehingga bisa berakhir pada suatu kesimpulan akan siapakah si pembunuh. Faktor itulah yang menurut saya ‘miss’ di novel ini, sehingga di akhir kita hanya dibuat mengikuti kesimpulan akhir (benak Cormoran), tanpa diajak ataupun dilibatkan melalui proses penemuan jati diri kesimpulan itu. Ehm, semoga dimengerti ya maksud saya.

Beberapa yang sedikit (sekali) mengganggu adalah kalimat narasi yang terkadang sering diulang dalam paragraf di satu halaman. Misal deskripsi tentang keadaan bisingnya kota London, bisa diulang dalam kalimat bernada sama di beberapa paragraf, sehingga buat saya kurang efektif. Akan lebih baik bila kalimatnya diganti dengan kata-kata lain; walaupun maknanya sama, at least dari faktor estetika dan fungsional, pembaca  jadi tidak menyadari perulangan makna kalimat yang sebenarnya sama tersebut.

Kemudian hal lain menurut penilaian saya adalah begitu banyaknya tokoh yang dikeluarkan dalam cerita ini, mulai dari awal sampai pertengahan. Berlimpah-ruah saksi yang dihadirkan terkait kasus pembunuhan Lula, tapi at the end tahu-tahu semua saksi mengerucut, dan absen tampil di akhir; hanya tersisa beberapa tokoh saja, seakan semua tokoh yang begitu banyak tadi hilang dalam sekejap, dan kehadiran mereka jadi terasa sia-sia sepanjang novel ini; tanpa sadar seolah mengecilkan dan meniadakan peran mereka yang tadinya digeber habis. Contohnya si penyanyi rap yang mengidolai Lula (lupa namanya. Macbee?), supir (xx-Lewis?) dan lain-lain.

Ganti dari semua tokoh yang menghilang di akhir tadi, muncullah seorang tokoh yang bisa dibilang baru sama sekali. Saya kurang suka dengan metode ini.

Sebaliknya yang saya kagumi tentu saja visualisasi dan deskripsi Rowling yang sangat detail seperti biasa, walaupun saya yang memang visualisasinya lemah kadang seringkali melewatkan bagian-bagian deskripsi tersebut, terutama deskrpsi gambaran tempat.

Yang saya suka di sini salah satunya adalah tambahan informasi : perbedaan antara efek heroin, kokain dan alkohol. Heroin akan membuat pemakainya pasif dan terlena; kokain akan membuat pemakainya paranoid dan cenderung waspada, sementara alkohol membuat peneguknya mudah emosi dan sangat reaktif. Fakta yang menarik, bukan?

Secara keseluruhan, gaya penulisan Rowling ‘cukup’ bisa dikenali; masih cukup konsisten terutama seperti The Casual Vacancy, novel sebelumnya, meskipun tentu saja The Cuckoo’s Calling ini jauh lebih menarik.

Score : 7,5

Advertisements

6 Responses to "Book Review : The Cuckoo’s Calling – Robert Galbraith a.k.a J.K. Rowling"

buset ama kakakku yg satu ini, udh tuntas aja di buku ni. kalau lewat gramed sering dipajang gede bahkan aku belm membelinya ahahha

Haha iya pas lagi sempet baca Win.. Cepetan beliii..

iya mbak setelah baca review mbak asyik

Hmm… Demen detective conan jg trnyata. Hehe #tos. Mgkn krn tante rowling bkn spesialis penulis cerita detektif jd msh ad minus2nya dikit. Tp trkadang novel saduran itu sering kehilangan ‘ruh’nya setelah dialih bahasakan. Ky pas baca the deathly hallows yg english, q terpesona dg diksinya. Terpesona dlm arti cengok krn byk vocab yg bnr2 asing. Hehe dan butuh 3 kamus eng-eng dan 1 kamus eng-ina wat nemenin baca. Tp feelnya lbh merasuk dibanding yg trjemahan. Nah, bs jd si rowling deskripsinya sama tp dg vocab yg beda2 alias sinonim2nya variatif, n si penerjemah blm bs nemu yg mewakili vocab2 itu. Well, q gtw jg c kamu baca yg asli ato yg translate-an. Cuma beropini ja. Hehe nah untuk novel berikutnya, yg silkworm ato apa itu, gmn? Kalo dibandingin ma kisah2 sherlock holmes gmn? Sori kl komennya sotoy hehe

Ga suka jg.. cuma suka harpot haha.. tapi suka sih sama profile cormoran yang cool. Cerita detective sepertinya paling suka kindaichi sama conan 🙂 harpot bacanya yang indo.. pgen beli yg inggris tapi sampe skrg ga beli2 ahahaha.. seperti yg kamu blg, pasti lebih keren lg y..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,712 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Let's santhai sejenak 🌴 . #santhai #dinner #thai #mangostickyrice
Opening session, together with my inseparable little koalamonster . #aimee #alfalaval #familyday #allianzecopark
Alfa Laval Quarterly Update . Supported by : @reginacatering @tabemasu_sushi @bakeawhisk.id . #alfalaval #quarterlyupdate #southeastasia #colleagues #lunch
Not comparable to Gudetama Cafe in Suntec Mall, Spore, but this one is seriously-not-bad 😍 . #gudetama #gudetamacafe #dinner #ferriswheel
Looks calm, peaceful and relaxing but don't get trapped; the sunlight and the heat is extremely insane. Not exaggerating. Got sunburn and it triggers my skin allergy 🤢🤢 . #greenery #sunburn #alfalaval #familyday #allianzecopark #ancol
Long time no see, piggies! . #pighunter #porky #piggy #resto #dinner #porkbelly
Thank you for today! 🤗🤗 . #alfalaval #alfalavalfamilyday #familyday #ecopark #ancol #allianzecopark
Doggy chocolate mousse and bunny egg tart, anyone? . #cforcupcakes #cupcake #cutenessoverload #cutecupcake #woof #doggy
One day as uninvited guest in Service Div annual dinner 😎 . #alfalaval #service #annualdinner #serviceannualdinner #colleagues
Happy bday Nyama / Tuama *aimee terpana liatin kue mochi . #bday #grandma #tuama
.. and of course not to forget, all the good foods, the main highlight and the ultimate hidden purpose of this trip 😍 I will put aside all the HR meetings and the tree-planting activity bwahaha 😆 . Ps - the last slide is the most mouthwatering dish during this trip! Pretty sure you just can't resist it 🤤🤤🤤 . #kanchanaburi #thailand #bangkok #culinary #food
ID. SG. MY. TH. South East Asia United to Win 🙂✌👍 .. Ps coba tebak boss saya yang mana 😆 . #alfalaval #hr #colleagues #southeastasia #kanchanaburi #hrmeeting #bangkok
Not your usual view and worth every second . #kanchanaburi #bangkok #nature #riverkwai #riverkwaibridge #view #train #panoramic
My super forever luv 😍 - how to bring him home? 🙄🙄 . #ironman #tonystark #figurine #hottoys #bangkok #kanchanaburi
Had our annual HR meeting at this X2 River Kwai Resort. Super pretty! My favorite is the bathroom 😍 mau mandi aja sayang 😆 . Our room faces the river directly and we can do kayaking straight away 😍 This resort is in Kanchanaburi area, near Myanmar and Thailand borderline. . #k2riverkwai #kanchanaburi #bangkok #hrmeeting #alfalaval
B aja 😆 . #kamsroast #pig #porkbelly #duck #michelin #pik #dinner
Nyushi dulu 🤤 . #sushihiro #sushi #dinner #japanese
Initially I was not really sure about their food quality and frankly speaking a bit underestimated it. I have also prepared for the worst though their menu is very convincing, as I thought this is only a usual quick-stop restaurant for those stucked in Puncak worst traffic, but when our order came, wow.. I was surprised that the dishes are all above average! I was even a bit thankful aimee didn't manage to finish her dish (a very good fish n' chips), so I was able to grab all the rest for myself! I really hope they can open here in Jakarta . #bavarianhauspuncak #bavarianhaus #restaurant #bratwurst #germany #puncak
Mantep! Chilled place, delicioso food. So so willing to come back but can't stand for the traffic 🙄 . #bavarian #bavarianhaus #bavarianhauspuncak #bratwurst #weekendgateway
Sahid Eminence - situation & facilities . Facts : * jangan book kamar di lantai atas2, akan deket sama restoran/cafe. Kalo' ada acara bisa berisik banget * kasi makan rusa and kelinci ga bayar. Lumayan ga komersil sih dan abang yang jaganya juga ramah dan baik * bisa main di sungainya tapi gatau bersih atau ga. Just saw anak2 and parents banyak yang turun and main di sungai. But be careful ya karena banyak bebatuan * main di outdoornya akan sedikit trekking, banyak naik tangga. Saya aja rada engap * kamar jangan book yang very basic. Denger2 ga bagus kayak kost2an. Start book yang junior suite. Reasonable price kok * book jauh2 hari karena weekend mereka suka penuh * cari info jam buka tutup di puncak kalo ga mau stuck kejebak macet more than 5 hours kayak kami. Orang hotel aja bisa kasih info yang salah * activity ga sebanyak di R Rancamaya Hotel Bogor ya so some of you might be boring tapi me and fam sih happy di sini * seberang hotel ada Bebek Tepi Sawah. Lmyn kalo males makan makanan hotel * kolam renang ada beberapa dan ada warm pool juga * outdoor playground dikit dan ga menarik. Indoor playground gede and lega tapi minim mainan dan lightingnya agak suram . #sahideminence #hotelreview #hotel #ciloto #weekendgateway

Blog Stats

  • 537,400 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

January 2014
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Advertisements
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: