Fanny Wiriaatmadja

99 Cahaya di Langit Eropa : Book vs Movie

Posted on: December 23, 2013

Cover-99for-web

Oke, aku mengaku bahwa memang latar belakang Eropa-lah yang membuatku membeli buku ini (dan akhirnya menonton filmnya), tapi sedikit nuansa kontroversialnya yang entah mengapa mengingatkanku pada Da Vinci Code, juga merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam aksi pembelian buku ini. Oh ya, plus rekomendasi dari social media, plus-plus bahwa penulisnya adalah anak dari Amin Rais, yang akhirnya membuatku makin penasaran. Lengkaplah sudah alasan pemilihan buku ini, sehingga saat tim Berani Cerita mengganjarku dengan hadiah sebuah buku sebagai penghargaan menang dalam acara menulis mereka, mantap kutetapkan pilihan pada buku 99 Cahaya di Negeri Eropa.

Ceritanya mengisahkan tentang pengalaman penulis dan suaminya yang harus tinggal di Eropa, dan bagaimana mereka menemukan dan menjelajah jejak Islam di bumi Eropa. Ada banyak hal menarik di sini, baik dari sisi pengalaman sulit menghadapi perlakuan orang-orang di sekitar terkait status mereka sebagai kaum minoritas, sisi pengalaman historis dan pembelajaran dari objek-objek wisata di Eropa, termasuk sisi agamawi dan misi sebagai kaum Muslim.

Selesai membaca, aku hanya bisa bilang bahwa aku suka buku ini. Tak banyak cakap, biar kujabarkan dalam point-point saja :

  1. Jelas pengetahuanku bertambah selesai membaca buku ini, baik pengetahuan sejarah, Eropa, maupun pengetahuan mengenai agama Islam. Banyak fakta menarik yang membuka mataku, seperti asal-muasal capuccino, croisant, dan lain-lain, termasuk istilah-istilah seperti Mualaf, dll. Sejarah tentang kekuasaan Ottoman, perang salib dll. juga membuatku mengingat lagi pelajaran sejarah jaman SMP dulu, dan sebagai penggemar sejarah jelas aku seperti dibuai dengan isi buku ini. Penulisan yang netral dan tidak berpihak ke agama manapun, walaupun bertemakan Islam, juga cukup mengundang apresiasi.
  2. Bahasa yang digunakan cukup keren, koleksi vocab yang indah dan cukup jarang digunakan dalam khasanah pernovelan bertebaran dalam buku ini, membuatnya sedikit beraroma sastra. Sayangnya kadang karena terlalu ‘berbunga-bunga’, point sederhana yang bisa disampaikan dengan mudah jadi harus ‘berputar-putar’ dan diulang lagi dan lagi walau secara implisit. Intinya, satu pesan/message saja disampaikan dalam beberapa paragraf berisi tebaran kata-kata indah dan panjang yang sebenarnya tidak efektif. Just my humble opinion sih.
  3. Gaya penceritaannya kisah hidup mereka cukup menarik. Simple, sederhana, tapi (seperti yang dibahas di point no. 2) kata-katanya indah. Alurnya nge-flow tanpa terasa berat, memampukan kita membaca dan menyelesaikannya dalam sekali santap.
  4. Background Eropanya tentu saja merupakan setting yang memikat sebagai latar belakang novel ini, mulai dari Wina, Cordoba, Turki, dll.
  5. Aku juga suka dengan cerita penulis di akhir buku (tambahan) tentang background dan pengalaman saat buku ini difilmkan. Seru membaca kisah suka duka dan manis pahit pembuatan filmnya.

So, sebagai bacaan jelas buku ini cukup recommended.

Score : 8.

review-99-cahaya-di-langit-eropa-6927de

Lanjut ke filmnya, menurutku tetap bukunya lebih bagus, walaupun di film visualisasi real tentang Eropa tentu saja memanjakan mata kita. Anyway buku ini akan difilmkan dalam bentuk 2 sekuel, dan inilah sekuel pertamanya. Mari kembali ke gaya point-point :

  1. Aku jelas tahu film ini punya sponsor resmi, salah satunya bank terbesar di Indonesia. Tapi tak perlulah memaksakan satu scene tak berguna hanya untuk meng-expose si bank tersebut. Kalaupun scene tersebut perlu diadakan, tempelkanlah secara soft dengan scene lain yang relevan, jangan toh hanya scene pengambilan duit di ATM bank tersebut saja, tanpa ada message ataupun keterkaitan apapun dengan alur cerita. Konyol sekali jadinya.
  2. Pemain-pemain film ini sangat cantik, mulai dari Acha, Dewi Sandra, dll. Sisi fashion juga cukup dikedepankan. Aku suka dengan coat dan boot mereka semua, aargh.. Cara berpakaian tiap tokoh juga cukup disesuaikan dengan masing-masing pemeran. Misal Fatma yang sederhana dan dikisahkan terbatas secara finansial, cara berpakaiannya lebih membumi dan sedikit lebih ‘lusuh’..
  3. Suka juga dengan sedikit twist tentang jilbabnya Aisye, walaupun tidak tercantum di dalam novel. Banyak juga scene di film yang tidak sesuai dengan buku, tapi ternyata scene tersebut real dan benar-benar dialami penulis, hanya memang tidak dimasukkan ke dalam buku karena berbagai alasan teknis.
  4. Secara akting jujur biasa aja sih. Aku cenderung tidak suka akting Stefan yang menurutku berlebihan dan konyol, memaksakan diri untuk jadi lucu. Gaya dialog dengan campuran bahasa Indonesia, Jerman dan Inggris di keseluruhan film ini juga sebenarnya cukup mengganggu walau masih bisa dimaklumi karena mungkin memang ada keterbatasan pemeran asing. Akting Acha sebagai Hanum cukup mencerminkan karakternya yang agak jutek dan ceplas-ceplos.
  5. Lucu juga melihat dialog-dialog dengan bahasa yang ‘sehari-hari’ banget di beberapa scene di film ini. Serasa benar-benar melihat keseharian kita dalam hidup masing-masing.
  6. Penyajian scene secara paralel, berganti dari sudut pandang si tokoh utama (Hanum) maupun suaminya (Rangga) juga cukup nice.

Demikian deh sekilas tentang filmnya. Again, tetap aku lebih prefer bukunya.

Score : 7,5

1 Response to "99 Cahaya di Langit Eropa : Book vs Movie"

Scene ttg fatin ga dikomentarin mba?he he.aku penasaran dengan part 2 nya, Cordoba, Haga sofia..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,697 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Refreshing morning view
.
#view
#morning
#bandung
#mercure
#nature
#familyholiday I must get it!!
.
#aimee
#minnie
#baby
#mercure
#bandung
#holiday
#family Christmas is everywhere 🌲
.
.
#christmas #christmastree #bandung #bandungtrip #aimee #transluxuryhotel #instatravel #instababy FAMILY 👦👧👨👩👴👵👶👱
.
.
#family #bandung #bandungtrip #transluxuryhotel #familyportrait Tempatnya loetjoe. That's it.
.
.
#dinner #bandung #missbeeprovidore #chicken #instafood #food Aimee and Koko Kael at the kids club

#aimee #baby #kidsclub #transluxuryhotel #bandung #holiday #family #kids Swimming!! 🏊🏊🏊
.
.
#aimee #baby #swimming #bandung #bandungtrip #holiday #family #transluxuryhotel Get ready for Aimee 1st traveling experience. We tried the easy one first, Bandung :) #aimee #baby #traveling #jalan2 #longweekend #bandung #family <<emosi>> Last nite dinner di Kopitiam, GI

#langsunghilangseleramakan
#kwetiau
#pucatpasi
#polosbanget
#dikitbanget
#4suaphabis
#emosi
#seginiplustehpajakdll70ribu 
#enakkankwetiaunyokapgw
#waiternyajelalatanlagi 😑😑😑😑😑😑😑😑😑 1 (foto) lagi dari Mayora.. #aimee #birthday #1yearold #perayaanbatchkedua #celebration #remboelan #plazasenayan #inlawfamily #ayeamakukuyeye Libby and Jamie card for Aimee 😁

#birthdaycard #birthday #aimee #kids #handmadecard #cousin #nephew #niece Libby's card for Aimee 😁

#kids #birthdaycard #cousin #niece #birthday #aimee #handmadecard It's almost Christmas, the most wonderful time of the year!! Last year I didn't enjoy all this season beauty as I'm stucked at thome post-birth. But now?? Yeay!! Mall to mall, get ready!

#christmas #decoration #themostwonderfultimeoftheyear #christmastree One of my favorite place. Tasty food, wide range of variety, reasonable price, beautiful and comfy atmosphere

#remboelan #restaurant #indonesianfood Masih edisi ultah 🎂

Headband by @bearbeecollection 
Dress by @galerieslafayette

#aimee #birthday #1yearold #white #baby #instababy #remboelan #plazasenayan #asyikdengansendokdansegalamacam Family is number one blessing

#aimee #birthday #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #keluargapala #remboelan #plazasenayan #whitebluedresscode ❤👪❤ 3 of us

#aimee #birthday #lunch #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan Teeth and tongue 😗

#aimee #baby #laugh #birthday #1yearold #lunch #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan 📷 : @lieta73 😀 Aimee mukanya kok penuh cela gitu si?

#aimee #baby #family #birthday #1yearold Aimee 2nd cake 🍰

A cake 🎂 by @ivenoven, a birthday cake I always want since errr.. forever?? 😀

#aimee #birthday #baby #1yearold #cake #ivenoven #winniethepooh #vanillanutella #vanilla #nutella

Blog Stats

  • 405,732 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

December 2013
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

tuliskan yang tak mampu terucap

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: