Fanny Wiriaatmadja

Si Encim dan Cucunya

Posted on: November 20, 2013

YoungOld_watercolor_painting_portrait_L

Sepertinya memang ada yang salah dengan kadar ke-mellow-an akhir-akhir ini, dan herannya dunia bak berkomplot menghadirkan view-view yang menohok, seperti menggodaku.

Lagi, saat naik bus di pagi hari, seorang encim tergopoh-gopoh menuntun cucu laki-lakinya, naik ke bus yang sama denganku. Si encim membawa ransel sekolah cucunya yang berseragam –yang kuperkirakan berumur 5-6 tahun. Di dalam bus, dalam himpitan penuh dari para penumpang yang berjubel jumlahnya, dia kelihatan kewalahan mengendalikan keseimbangannya. Untunglah tak lama dia berhasil mendapat duduk.

Sepanjang jalan mataku tak bisa lepas menatapnya. Dia duduk di depanku, sendiri. Kami dipisahkan oleh setingkat undakan, yang artinya posisi kursinya lebih tinggi daripada kursiku. Undakan itu menandai satu area di dalam bus yang berdekatan dengan posisi supir. Cucunya sendiri duduk di bangku terdepan di sebelah kiri, tepat di samping supir, sendiri jua.

Hati kok rasanya trenyuh sekali ya melihat pemandangan itu. Sekilas rasanya ingin kuminta mereka naik taksi saja dan kubiayai ongkosnya. Tak tega melihat wanita tua itu setengah mati memboyong cucunya. Detik yang sama, kuingat isi dompetku tinggal Rp 5,000. Miris.

Di tengah perjalanan sesekali cucunya mengoceh –dalam bahasa Mandarin! Omanya membalas dengan bahasa yang sama. Tak bisa kuprediksi apakah mereka memang bukan warga Indonesia, atau bahasa Mandarin itu hanya bahasa percakapan sehari-hari. Bisa kurasakan seluruh mata penumpang terhujam pada pasangan ini, terpicu oleh bahasa yang pastinya tidak familiar kami dengar dalam sebuah bus kota jagoan ugal-ugalan di jalan. Sempat aku tergoda sok akrab dengan berniat menyapa, “Aie, ni yau chi na li?” Tapi tak terbayang wajahku saat nanti pias tak bisa mengerti jawabannya. Maka kuurungkan niat sok ramahku itu.

Terakhir, setelah lewat stasiun, sepertinya mereka akan bersiap turun, sehingga si encim meminta cucunya bangkit. Cucunya terlihat kesulitan bangkit di tengah lenggokan bus yang tanpa arah, maklum sedang berlomba dengan bus lain untuk berebut penumpang di kancah lalu-lintas.

Seorang pria berkulit hitam legam di belakang si anak langsung refleks meraih tangan si anak, menggiringnya lembut ke arah neneknya. “Xie xie,” si encim berkata dengan nada penuh syukur. Goncangan lagi, karena bus berhenti mendadak. Si anak oleng lagi sebelum mencapai tempat neneknya. Si pria yang sama kembali menariknya, akhirnya meraih anak itu ke rengkuhannya, membimbingnya duduk di sampingnya, tepat di seberang si nenek. Si nenek kembali menyerukan kalimat terima kasih berkali-kali dalam bahasa mandarin. Setelah kemudian bangkit dan berdesakan sana-sini, turunlah mereka di Halte UOB. Dan hanya seserpih doa dariku, semoga mereka tiba dengan selamat sampai tujuan, ke mana pun itu.

Aku mungkin sedang cengeng dan sedang super-mellow. Melihat pemandangan seperti itu saja air mataku langsung bobol, walau tak sampai mengalir jatuh. Kulihat pantulanku di kaca raksasa di atas supir di depan sana, dan kulihat hidungku sudah merah jambu.

Peristiwanya sederhana saja, aku bahkan tak tahu apa yang membuat air mataku merebak. Entah iba terhadap si nenek berwajah polos, atau haru karena perbuatan si pria, tak kudapat jawabnya. Benar, something problem dengan hormon yang bergejolak akhir-akhir ini.

Ah sudahlah tak penting dibahas. Hanya ingin mengenang kejadian indah itu, maka kuguratkan di sini, di arsip memori yang tak bisa terhapus.

Advertisements

2 Responses to "Si Encim dan Cucunya"

Ah.. ternyata benar. Fanny sedang romantis ^.^

Iiiih sok tau grrrrrrr.. haha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,712 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Cousins playdate
.
#aimee
#aimeelynn 
#chipmunk
#neosoho
#kids
#cousins
#daughter
#playdate Why so cute, bocah..
.
#aimee
#aimeelynn
#kids
#daughter
#red Somehow suka banget sama video ini - when she wants to put some make-up like her cousin. Menjiwai banget ngomongnya.
.
#makeup
#aimee
#aimeelynn
#daughter
#kids Trio rusuh siang ini
.
#aimee
#aimeelynn
#cousins
#family
#kids Being Cyborg with my right eye protector - Marked my 3 years in Alfa Laval with Lucentis Injection for my CNV symptom. It's kinda unique 'celebration' but thank God for He's good all the time. Also enjoying 'holiday' at home so much. Anyone experiencing the same or need any info about CNV feel free to DM.
.
#cnv
#lucentis
#injection
#eye
#jec
#alfalaval
#alfalavalindonesia
#plesternyajelekbanget Being here just for Hoghock the pork
.
#xyzdistrict 
#hoghock
#lunch
#interior
#decoration When you're a-bit-happy and ate something you like because 1st post-ops examination result is good 😀
.
#hoghock
#pork
#porkcelebration
#porky
#lunch
#xyzdistrict Nice place with great ambience. Food so-so.
.
#ardent
#coffee
#cafe
#latepost
#lunch
#food
#instafood
#decor
#interior Super 💗
.
#daddydaughter
#aimee
#aimeelynn 
#daughter
#intimate Aimee Lynn Wirakusumah!!!
.
#aimee
#aimeelynn
#kids
#daughter
#bacot Aimee Stitchy - tengkyu kuku @ye_23ly 😁
.
#aimee
#aimeelynn 
#stitch
#disneyland Enakkkkkkkkkk 💗
.
#meepok
#laulim
#laulimmeepok
#pik
#lunch
#food
#instafood "You don't get what you think" is fully applicable here. We loved all the surprises!
.
-> Video in my story
.
#namaazdining
#dinner
#funculinary
#culinary
#food
#instafood This is our menu served to us that night. So we went for this new culinary experience at Namaaz Dining which is yes, mindblowing and impressive and we kinda enjoyed it. Salute to the creativity and the concept they presented to us.
.
#namaazdining
#funculinary
#culinary
#dinner
#instafood
#food The Aglio Olio is da' bomb. Unique and unusual, you may want it more.
.
#gia
#sampoerna
#restaurant
#agliolio
#spaghetti
#chicken Cantik dekornya
.
#gia
#sampoerna
#restaurant
#decoration
#interior Highlight on 2017, ordered not by the importance : .
* Maldives trip with @hadi_kie
* Belitung and Spore cruise trip w/ family
* Sweden/Copenhagen biztrip
* Lots of organization change that somehow makes me quite happy
* Aimee, Aimee, and Aimee :) the most wonderful thing in my life.
* Hair and eyebrow (ha-ha-ha)
* Eat, eat and eat everywhere everytime Mother Monster (and price monster)
.
#mothermonster
#coffee
#cafe
#dessert 
#snack Aimee Williams.. oops, Aimee Lynn.. #williams
#scbd
#lunch
#interior
#venue Told myself, diet doesn't mean you can't have nice food 💗
.
#mencarialasan
#sejutalasan
#williams
#scbd
#lunch
#food
#instafood

Blog Stats

  • 475,727 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

November 2013
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Jia Effendie

author, editor, translator, and literary agent

Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: