Fanny Wiriaatmadja

#5BukuDalamHidupku – Lagi, Sebuah Perenungan Hidup

Posted on: November 14, 2013

re_buku_picture_86399

Judul Buku : Life of Pi
Pengarang : Yann Martel
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Desember 2004
Halaman : 448

Sekarang giliran buku ketiga untuk dibahas : Life of Pi.

Tadinya saya nyaris tak pernah mendengar tentang buku yang satu ini. Setelah suatu waktu tanpa sengaja menonton filmnya di bioskop (review ada di sini) dan di luar dugaan terpesona tanpa tertahankan dengan ceritanya yang cukup absurd, baru saya mulai berburu bukunya atas dasar kepercayaan tak tergoyahkan bahwa semua buku biasanya lebih bermutu dari filmnya.

Life of Pi sendiri bercerita tentang seorang pemuda India berkarakter unik, Pi, mulai dari masa kecilnya yang dipenuhi pengenalan akan berbagai sosok Tuhan yang berbeda dari berbagai agama, sampai masa dewasanya, saat kapal yang membawanya dan keluarganya berlabuh dari India ke Kanada tenggelam dan dia harus bertahan hidup berpuluh-puluh hari dalam sekoci penyelamat hanya bersama seekor harimau Bangal yang bernama Richard Parker. Unik kan ceritanya?

Yang akan saya bahas di sini bukanlah ceritanya yang akan membuat para pembaca ternganga ataupun pelajaran tentang ‘pertemuan’ Pi dengan Tuhan saat dia sedang di perbatasan antara hidup dan mati, walaupun tentu saja pengalaman Pi adalah topik super menarik untuk diceritakan. Saya yakin para penggemar buku bisa membacanya sendiri untuk merasakan sensasi cerita hidup Pi.

Yang lebih saya pilih untuk menjadi bahan perenungan dari buku ini adalah tentang kaitan kematian dan karakter manusia. Saat membayangkan menjadi seorang Pi di ambang kematian (ketiadaan makanan, ancaman dari Richard Parker, dll.), saya miris hati sendiri membayangkan apakah seorang saya yang manja ini akan bisa menjalani semua dengan semangat hidup plus kemampuan untuk bertahan hidup seperti seorang Pi. Saya benar-benar tidak habis pikir bagaimana untuk bertahan hidup, Pi harus menangkap ikan terbang dan aneka organisme laut lain serta menyantapnya hidup-hidup, belum lagi minum air laut yang diolah dengan peralatan minim ala Pi, jangan lupa pula melatih seekor harimau Bangal yang berinsting membunuh, untuk menjadi jinak dan takluk. Saya heran, bagaimana putaran otak Pi bisa menghasilkan berbagai ide sebagai sarana untuk bertahan hidup.

If I were in his position that time, akankah saya bisa sekuat dan secerdik dia? Itu satu pertanyaan yang selalu menghantui saya selama beberapa hari setelah melahap habis buku ini. Membayangkan kemudahan dan kenikmatan hidup yang menjadi teman sehari-hari, makanan yang bergelimpangan serta begitu mudah diperoleh setiap harinya, kasur empuk dan rumah nyaman yang selalu tersedia 24 jam, akankah saya punya kekuatan dan tekad untuk bertahan hidup sekian puluh hari seperti Pi? Dalam bayangan saya, saya pikir saya pasti memilih untuk menyambut kematian dalam keluhan dan pengasihanan diri sampai detik terakhir, dan mungkin melempar kutukan sekilas pada Tuhan dan menyalahkanNya? I’m not a strong, tough person. Dan lagi, saya sakit hati membayangkan betapa rapuhnya diri saya dan betapa rendahnya kepercayaan saya terhadap kemampuan diri sendiri.

Seseorang pernah berkata, bahwa penderitaan akan membawa keluar sisi dari dirimu yang tak pernah kaubayangkan sebelumnya. Kesengsaraan entah bagaimana kadang bisa mendorong keluar sebuah kekuatan yang bahkan tak pernah kaupikir ada dalam dirimu. Mungkin itu yang terjadi pada Pi, dan harusnya akan terulang pula bila hal yang sama terjadi pada diri saya, bukan? Entah kenapa saya berusaha menghibur diri dengan hasil sia-sia.

Dan sekejap saya pun teringat cerita kapal tersohor nan megah Titanic, di waktu-waktu terakhir kandasnya akibat tertabrak bongkah es raksasa. Saat manusia berjuang demi kelangsungan hidupnya dalam kompetisi hidup-mati melawan beribu orang lainnya yang memperebutkan tempat yang sama, akan keluarlah karakternya yang sesungguhnya. Iblis yang ada dalam dirinya akan keluar dengan pongahnya. Manusia akan rela membunuh orang lain demi hidupnya sendiri. Mereka akan ikhlas menjadi monster demi kepentingannya sendiri. Tiada lagi teman, tiada lagi kerabat. Semua hilang makna saat kita berjuang demi nyawa. Homo Homini Lupus, itu akan terjadi serentak dalam kejadian seperti ini. Apapun akan dilakukan untuk menghalangi melesatnya nyawa ke akhirat.

Kembali ke Pi, di ambang kematian, kembali saya mempertanyakan, akan seperti apakah saya. Akankah saya kuat seperti Pi dan sanggup menjadi orang lain yang membunuh penyu dengan tangan kosong demi bertahan hidup, sementara untuk berpapasan dengan seekor kecoak di rumah saja saya bisa ketakutan setengah mati? Akankah saya bisa mengumpulkan tekad dan semangat yang pupus saat hidup sepertinya menyembunyikan diri dari pandangan, atau saya akan memilih berdoa dan menyambut kematian dengan pasrah?

Dalam, sungguh dalam sebuah perenungan yang didapat dari buku ini. Pi dan perjuangannya di satu sisi juga membuat saya jadi lebih bersyukur dengan hidup yang ada sekarang, suatu rasa yang lebih pilih saya aplikasikan ketimbang terus memikirkan tentang pertanyaan-pertanyaan di atas tadi dan tidak memperoleh jawabnya (atau takut menerima jawabnya).

Pi, meskipun tidak nyata, adalah sebuah pelajaran hidup yang datang dalam bentuk manusia dan seekor harimau Bangal berselubung renungan dan teguran. Saat perenungan ternyata tak berujung jawab -sama seperti yang saya rasakan- biarlah penghargaan terhadap hidup yang dianyam sekarang yang muncul sebagai pengganti.

Selamat mengapresiasi hidup!

Diikutsertakan dalam project di sini

Advertisements

6 Responses to "#5BukuDalamHidupku – Lagi, Sebuah Perenungan Hidup"

Insting dasar setiap mahluk adalah survive. Gua yakin lu bisa kok kalo emang kejepit banget. Iblis yg keluar disaat kejepit itu adalah manifestasi dari dorongan untuk survive, panik, dan hasil pembelajaran mental selama kita hidup.

Well-said, couldn’t agree more 😀

Belum baca bukunya, tapi udah nonton filmnya. Baguuus..sukaaa.. Walaupun kata yang udah baca bukunya, filmnya ga terlalu sesuai dengan isi buku (hehe..yah biasa lah ya kayak gitu).

Iya, agak beda dikit antara film dan bukunya. Bagus ya filmnya huhuhuhu..

pemandangannya itu lohh…aduuuhh..baguuuusss..

Iya betulll 😀 breathtaking..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,713 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Happy bday Lil' Bro! . #birthday #brother #family #dinner #celebrationflorida
Kinda love this place 😍 . @alphabeth.id #alphabeth #cute #cemalcemil #unicorn #flamingo
Cousins reunion - great food, big laugh . #lewisandcarroll #cousins #dinner #family
😻😻 . #aimee #aimeelynn #cute
I think we're a bit kalap this afternoon. Begah! . @sushi_apa #sushiapa #sushi #japanese #restaurant
For me this is truly hidden gem in Muara Karang. Tempatnya kecil dan agak tertutup tanaman, but once kita masuk, all the pastry smell will strike right at you, ditambah cheerful, light jazzy songs on the background. Such a perfect combination, it was.. . Kedua, pastrynya uenak! We tried egg mushroom croissant and it's super delicioso. Ice Belgium Chocolatenya juga bold aaand harganya semua reasonable kok. . Sayang terakhir-akhir they changed the music into lagu-lagu jaman now. Aaaargh rusak d atmosphere-nya langsung. . NB : today langsung gojek pastrynya lagi saking kangennya . #beccabakehouse #bakeshop #pastry #cake #coffeeshop
Not in Bali 😎 . #hotelmonopoli #latepost #hangout
Last pics from Bali! 😅😅 . #bali #aimeegoestobali #stregisbali #stregis #holiday
🍲🥗🍔 . #kayuputi #stregisbali #stregis #aimeegoestobali #lunch
Pattern Addiction . #pattern #tiles #floor
Didn't get a chance to take a good pic here but the real place is much more beautiful than what's presented here . #kayuputi #stregisbali #stregis #restaurant #weddinganniversary #aimeegoestobali
So to celebrate our 3rd wedding anniversary we planned to go somewhere initially but to leave Aimee now is too hard for us, so we decided to bring her as we also want her to be a part of our celebration. We then switched the destination to Bali as it's the easiest and the most convenient for kids. Also we want to introduce Aimee with the plane :) . We have agreed that we will have one fancy dinner to celebrate the anniversary and we choose Kayuputi, one of the resto in St. Regis complex (besides the most famous one, Boneka) as it looks beautiful. . So there we were, a late lunch actually. The food is so-so and less options compare to dinner. . Ps - we managed to go in a very right timing. One week after Nyepi and one week before long weekend, so Bali is not as hectic as usual. Fiuh! . #kayuputi #restaurant #stregisbali #bali #weddinganniversary #aimeegoestobali
Azul - situation. Kalo' malem mestinya bakalan cantik banget dengan lampu biru khasnya (azul means blue). . #azul #azulbeachclubbali #bali #aimeegoestobali #beachclub
The only beach club we managed to go. To book the cabana (capacity for 2 persons), mininum spent is IDR 250k. . #azul #azulbeachclubbali #beachclub #bali #aimeegoestobali
They have kids breakfast ya, both the area (with special decor and tv to draw their attention) and the kids menu (walau ga banyak). Untuk kids clubnya (yang sama kerennya) ud pernah dipost sebelumnya ya . #movenpick #movenpickbali #kidsbreakfast #bali #hotelreview #aimeegoestobali
🤗🤗 . #movenpick #movenpickbali #hotelreviewer #aimeegoestobali #hotelreview
Movenpick - pool situation. Ada kolam buat anak or baby, buat anak yang gedean, kolam pasir, kolam gede dll. Too bad they don't have direct access to beach. . #movenpick #movenpickbali #aimeegoestobali #bali #hotelreview
Movenpick - lobby and pool from bird-view . #movenpick #movenpickbali #hotel #hotelreview #aimeegoestobali
Movenpick - kamarnya OK ya tapi memang ga sampe mewah or gimana. But for me ini ud nice banget 🤗 Next post will be on the surroundings . #movenpickbali #movenpick #bali #hotel #hotelreview #aimeegoestobali
Kilo - Just a petite cafe with windows and greenery everywhere. . #kilo #kilobali #cafe #bali #aimeegoestobali

Blog Stats

  • 501,710 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

November 2013
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Advertisements
Jia Effendie

author, editor, translator, and literary agent

Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: