Fanny Wiriaatmadja

Book Review : Hannibal Rising

Posted on: August 21, 2013

hannibal-rising-200x300

Hannibal Rising ini adalah sekuel terakhir dari 4 seri Hannibal.

1. Red Dragon

2. Silence of The Lambs

3. Hannibal

4. Hannibal Rising

Ceritanya sendiri agak terpisah dari No. 1-3, dimana novel ini menceritakan tentang masa kecil Hannibal. Karena ga tahan ingin mendalami sosok seorang Hannibal, akhirnya dari buku no. 1 saya memilih loncat ke buku nomor 4 terlebih dahulu.

Seperti yang tadi disinggung sekilas, sesuai namanya, Hannibal Rising menceritakan sejarah seorang Hannibal Lecter, turunan ke sekian dari Hannibal dari Roma yang tersohor itu, yang menyandang nama yang sama dengan leluhurnya itu.

Hannibal lahir di keluarga Count berada di Rusia, dengan ayah ibu yang sangat mencintainya serta adik perempuan kesayangannya, Mischa. Pecahnya Perang Dunia II yang melatarbelakangi penyerbuan NAZI ke Rusia di bawah komando Hitler membawa imbas ke keluarga mereka, di mana mereka harus mengungsi ke pondok perburuan milik mereka di tengah hutan dan bertahan hidup di sana selama beberapa tahun selama perang berlangsung. Walaupun hidup dalam tekanan, dikisahkan bahwa mereka sekeluarga hidup bahagia. Hannibal juga adalah seorang anak yang sangat jenius dan memiliki kemampuan otak sangat cemerlang.

Suatu hari datang segerombolan penjahat dengan background berbeda-beda (sebagian besar punya latar belakang sebagai prajurit) yang berkedok sebagai personel Palang Merah International, yang juga sedang berusaha mencari tempat berteduh untuk bertahan hidup. Mereka menemukan pondok peristirahatan keluarga Lecter, dan entah bagaimana kemudian terjadi proses tembak-menembak antara mereka dan tentara Jerman juga, yang secara tidak sengaja mengakibatkan kematian keluarga Lecter mulai dari ayahnya, ibunya, pengasuh keluarganya, guru privatnya dll. Tinggallah Hannibal dan Mischa adiknya, disekap oleh gerombolan penjahat itu, dan terakhir gerombolan itu membunuh Mischa dan memasaknya. .

Hannibal berhasil lolos dari pembunuhan itu, kemudian berbarengan dengan usainya perang, tumbuh besar di panti asuhan yang bermarkas di puri bekas tempat tinggal keluarganya; tumbuh dalam trauma mimpi buruk akan kematian adiknya, hidup dalam kepahitan dan dendam, mengakibatkannya menjadi seorang anak yang seolah tidak punya hati; sangat menakutkan, sadis dan suka melakukan tindak kekerasan yang sangat keji terhadap orang-orang yang mengganggunya.

Suatu hari pamannya, adik ayahnya, menjemputnya di pantu asuhan dan membawanya pulang ke kediaman mereka. Di situ Hannibal mulai memulihkan diri sedikit demi sedikit, dibantu oleh istri pamannya, Lady Murasaki, seorang wanita Jepang terhormat yang masih hidup dalam cara-cara tradisional Jepang kuno. Keanggunan, kecantikan dan kelemahlembutan Lady Murasaki menjadi suatu obsesi sendiri dalam diri Hannibal tanpa disadari. Hannibal yang tadinya mogok bicara selama bertahun-tahun sejak kejadian Mischa, kini mulai mengeluarkan suaranya. Sesi-sesi pertemuan dengan Psikiater serta kedamaian keluarga mulai membuatnya bisa hidup normal, walaupun mimpi buruk akan Mischa masih terus menghantuinya. Hannibal juga banyak belajar tentang adat tradisional Jepang dari Lady Murasaki, termasuk puisi-puisi Jepang.

Suatu hari pula, saat Hannibal dan Lady Murasaki sedang berjalan-jalan, seorang tukang daging sekaligus penjahat terkenal di daerah itu menghina dan melecehkan Lady Murasaki, membuat Hannibal marah dan setelahnya melakukan pembunuhan sadis. Walaupun kecurigaan banyak terarah ke Hannibal, terutama oleh Inspektur Polisi Popil, akhirnya karena kekurangan bukti, Hannibal tidak bisa ditahan. Akibat pembunuhan itu pula, paman Hannibal kemudian meninggal dunia karena serangan jantung, menyisakan hanya Hannibal dan Lady Murasaki serta seorang pelayan setia sekaligus teman belajar Hannibal yang bernama Chiyo, di rumah itu. Karena banyak terlibat hutang, akhirnya mereka semua pindah ke Perancis, ke rumah warisan orang tua Lady Murasaki.

Inspektur Popil yang masih mencurigai Hannibal juga terus membuntuti Hannibal dan Lady Murasaki. Hari demi hari hubungan segitiga cukup rumit antara Hannibal, Lady Murasaki dan Inspektur Popil juga semakin terasa. Kedua lelaki itu tidak saling menyukai, dan di sisi lain mereka sama-sama menyukai dan berusaha mengambil hati Lady Murasaki. Saat kemudian Chiyo kembali ke Jepang karena bertunangan, perasaan hormat dan sayang Hannibal yang tinggal hanya berdua dengan Lady Murasaki kemudian lama-kelamaan semakin menjadi, bertumbuh menjadi cinta pada ibu tirinya sekaligus bibinya itu, dan secara implisit dalam buku ini dijabarkan bahwa Lady Murasaki yang cantik jelita itu pun memberikan respons yang positif. Ia memainkan peran sebagai seorang ibu, seorang sahabat dan seorang kekasih dalam hidup Hannibal; sebuah hubungan yang menunjukkan ‘sakitnya’ kedua orang ini. Walaupun Lady Murasaki menginginkan hidup yang normal dan damai, Hannibal telah berjanji pada Mischa untuk membalaskan dendamnya.

Hannibal mulai tumbuh dewasa dan masuk fakultas kedokteran di sebuah universitas. Kepandaian dan kemampuannya menggambar menjadikannya salah satu siswa kepercayaan gurunya. Sambil belajar ilmu anatomi, Hannibal juga sedikit demi sedikit mulai menyelidiki latar belakang para penjahat yang menghabisi Mischa, mulai dari mengusut lukisan-lukisan hasil pencurian dari kastil tempat tinggalnya dulu oleh para penjahat perang, mendatangi pondok tempat kejadian pembunuhan Mischa berlangsung dan mencari barang-barang bukti, dan banyak lagi. Satu demi satu para penjahat dihabisinya dengan sadis, dipicu oleh dendamnya dan bermodalkan kejeniusannya, sampai terakhir ia bertekad menghabisi si kepala penjahat, Grutas, yang ternyata juga telah menculik Lady Murasaki. Sementara itu Inspektur Popil juga terus memburunya untuk menangkapnya atas semua kejahatan pembunuhan para penjahat perang itu.

Bagaimana akhir hidup Hannibal dan bagaimana hubungannya dengan Lady Murasaki? Silahkan membaca sendiri novel yang satu ini.

Beberapa hal yang saya catat dari novel ini di antaranya :

1. Background perangnya sangat kuat, sampe’ kadang saya sendiri bacanya pengen mengernyitkan kening deh. So full of jenis-jenis senjata, organisasi/hirarki tentara, tank-tank, dll. Sometimes perlu effort banget to make me stay dan keep reading the story.

2. Di pertengahan saat Hannibal melacak soal kepemilikan lukisan, OMG ths is sooo boring. Sebenernya bukan boring kali ya, tapi saya beneran ga ngerti proses dan alur penjualan gelap lukisan-lukisan ini, either memang si penulis ga begitu jelas neranginnya atau mungkin saya yang beneran memang dodol dan ga get the whole point.

3. I noticed that penceritaan dari sisi Hannibal berubah sedikit di akhir. Di awal, dalam setiap scene, penulis ga pernah menjabarkan sudut pandang/ pemikiran Hannibal. Misal saat ada seorang penjahat mengendap-endap hendak menyerang Hannibal di lab, yang disodorkan adalah sudut pandang si penjahat, jadi kita sebagai pembaca ga tahu apa yang saat itu dipikirkan Hannibal; apakah dia tahu bahwa ada penjahat, dll. Tahu-tahu at the end Hannibal sudah menghilang, dan gantian Hannibal ada di belakang si penjahat dan menangkap si penjahat. Nah sebaliknya di akhir novel ini saat Hannibal mengendarai sepeda motornya di sepanjang tepi kanal untuk menyelamatkan Lady Murasaki di perahu peristirahatan Grutas, secara mengejutkan penulis menunjukkan secara gamblang isi pemikiran Hannibal. Dituliskan di situ, bagaimana Hannibal seolah bicara dengan dirinya sendiri, memikirkan cara untuk masuk ke perahu peristirahatan, keraguraguannya, kekuatirannya dll. Agak beda saja approach dari si penulis di sini :

* Biasanya penulis tidak menceritakan kejadian dari sudut pandang Hannibal, tapi lebih menyorotnya dari sisi pihak kedua, dimana kita sebagai pembaca tahu-tahu hanya tinggal melihat akhir/ending yang ‘beres’ dan suksesnya tindakan akhir dari Hannibal. Tapi dalam scene penyelamatan Lady Murasaki ini kita seolah melihat ‘proses’ pemikiran yang dilakukan Hannibal dalam benaknya.

* Biasanya selalu dijabarkan Hannibal yang kuat, serbabisa dan selalu menguasai keadaan dan punya rencana yang matang, tapi di scene akhir ini kita bisa melihat kelemahan sosok seorang Hannibal melalui pemikirannya.

4. Well I know that Hannibal is a freaking-genious, tapi rasanya sulit untuk bisa menerima bahwa seorang mahasiswa 18 tahun bisa membunuh satu demi satu semua gerombolan penjahat dengan lancar dan mudah, plus tidak pernah berhasil ditangkap oleh Inspektur Popil. Terlalu “superman” aja sih.

5. I know as well bahwa Hannibal trauma karena melihat Mischa dibunuh di depannya, mengakibatkan efek trauma dalam dirinya, tapi perubahan dari seorang Hannibal yang penyayang menjadi seorang Hannibal yang kejam luar biasa kok menurut saya terlalu drastis dan tidak ada proses/gradasinya ya? Maksudnya, kalo’ efek traumanya lebih ke dia menjadi seorang yang pendiam, bermusuhan, menutup diri, pembenci dll., itu masih masuk akal. Tapi bagaimana dia bisa menjadi sangat sadis dengan menggunakan senjata dll. (dan sangat ahli), rasanya kok gap perubahannya terlalu jauh ya? So I just don’t get the sense.

6. I just hate the dialogue scene, almost everytime, karena ketidakjelasan petunjuk subjek pembicaranya. Misal :

Grutas melangkah, menatap temannya, dan temannya balas menatapnya balilk. “Biarkan saja..” kemudian Grutas berbalik badan dan pergi. “Jangan lupakan pistolnya.” Temannya kemudian duduk.

Nah, yang ngomong “Biarkan saja” itu si Grutas atau si temennya? Dan yang ngomong “Jangan lupakan dia” itu siapa?? Ini ga bisa dipahami secara logika biarpun kita ngerti konteks ceritanya di bagian itu, karena dari kata-katanya, possibility untuk kedua orang itu mengucapkan kalimat tsb. sama besarnya. Dan anyway, hal semacam ini terjadi beberapa kali, secara bertingkat, sehingga beneran bikin emosi dikit karena ga bisa ngerti jalan ceritanya secara sempurna. Tolong diperjelas bisa ga ya? We’re not the writer and we can’t read your mind, Mr. Harris!

7. Agak bingung aja karena di buku lainnya sempat ditulis bahwa Hannibal Lecter berjari enam. Gatau saya yang miss atau memang ga tertulis, yang pasti di Hannibal Rising ini saya ga merasa membaca informasi tsb. Padahal mestinya ini informasi yang sangat penting untuk mendukung keanehan-keanehan seorang Hannibal.

Overall, cerita ini cukup menarik untuk diikuti, tapi ya itu tadi, di beberapa scene/spot, ceritanya either too complicated atau too boring, sehingga beneran harus bersusah-payah untuk menyelesaikannya. Tapi tetep suatu pengalaman yang menyenangkan kok, membaca buku ini, karena jadi dapet background kenapa dr. Hannibal Lecter bisa jadi seorang pyshco dan pembunuh berantai. Now I’m ready to explore the next books with this new knowledge.

Anyway semua novel ini cukup punya banyak typo dalam penulisannya. The Editor should have worked harder to fix this, right?

Score : 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,697 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Refreshing morning view
.
#view
#morning
#bandung
#mercure
#nature
#familyholiday I must get it!!
.
#aimee
#minnie
#baby
#mercure
#bandung
#holiday
#family Christmas is everywhere 🌲
.
.
#christmas #christmastree #bandung #bandungtrip #aimee #transluxuryhotel #instatravel #instababy FAMILY πŸ‘¦πŸ‘§πŸ‘¨πŸ‘©πŸ‘΄πŸ‘΅πŸ‘ΆπŸ‘±
.
.
#family #bandung #bandungtrip #transluxuryhotel #familyportrait Tempatnya loetjoe. That's it.
.
.
#dinner #bandung #missbeeprovidore #chicken #instafood #food Aimee and Koko Kael at the kids club

#aimee #baby #kidsclub #transluxuryhotel #bandung #holiday #family #kids Swimming!! 🏊🏊🏊
.
.
#aimee #baby #swimming #bandung #bandungtrip #holiday #family #transluxuryhotel Get ready for Aimee 1st traveling experience. We tried the easy one first, Bandung :) #aimee #baby #traveling #jalan2 #longweekend #bandung #family <<emosi>> Last nite dinner di Kopitiam, GI

#langsunghilangseleramakan
#kwetiau
#pucatpasi
#polosbanget
#dikitbanget
#4suaphabis
#emosi
#seginiplustehpajakdll70ribu 
#enakkankwetiaunyokapgw
#waiternyajelalatanlagi πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘ 1 (foto) lagi dari Mayora.. #aimee #birthday #1yearold #perayaanbatchkedua #celebration #remboelan #plazasenayan #inlawfamily #ayeamakukuyeye Libby and Jamie card for Aimee 😁

#birthdaycard #birthday #aimee #kids #handmadecard #cousin #nephew #niece Libby's card for Aimee 😁

#kids #birthdaycard #cousin #niece #birthday #aimee #handmadecard It's almost Christmas, the most wonderful time of the year!! Last year I didn't enjoy all this season beauty as I'm stucked at thome post-birth. But now?? Yeay!! Mall to mall, get ready!

#christmas #decoration #themostwonderfultimeoftheyear #christmastree One of my favorite place. Tasty food, wide range of variety, reasonable price, beautiful and comfy atmosphere

#remboelan #restaurant #indonesianfood Masih edisi ultah πŸŽ‚

Headband by @bearbeecollection 
Dress by @galerieslafayette

#aimee #birthday #1yearold #white #baby #instababy #remboelan #plazasenayan #asyikdengansendokdansegalamacam Family is number one blessing

#aimee #birthday #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #keluargapala #remboelan #plazasenayan #whitebluedresscode ❀πŸ‘ͺ❀ 3 of us

#aimee #birthday #lunch #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan Teeth and tongue πŸ˜—

#aimee #baby #laugh #birthday #1yearold #lunch #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan πŸ“· : @lieta73 πŸ˜€ Aimee mukanya kok penuh cela gitu si?

#aimee #baby #family #birthday #1yearold Aimee 2nd cake 🍰

A cake πŸŽ‚ by @ivenoven, a birthday cake I always want since errr.. forever?? πŸ˜€

#aimee #birthday #baby #1yearold #cake #ivenoven #winniethepooh #vanillanutella #vanilla #nutella

Blog Stats

  • 405,710 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

August 2013
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

tuliskan yang tak mampu terucap

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: