Fanny Wiriaatmadja

Serba-Serbi Menulis

Posted on: July 23, 2013

Writing-writing-31275199-1500-1004

Menulis, sama seperti travelling, juga punya serba-serbinya sendiri :

1. Menulis ga bisa lepas dari hirarki agungnya : aksara, kata, kalimat, paragraf, bab, halaman, dan seterusnya. Pernah sadarkah kamu, betapa magisnya makhluk bernama “kata”? Sadarkah kamu, betapa powerfulnya dia, sampai bisa mengontrol sebuah atmosfer, suasana, kondisi, situasi, apapun itu? Salah satu satuan terkecil yang terkesan tidak penting dan sederhana, tapi sangat ajaib. Saya kasih contoh sedikit ya :

  • “Ayah sudah makan,” tandas Ani -> ada kesan ketegasan, statement yang ditekankan
  • “Ayah sudah makan!” seru Ani -> ada kesan pemberitahuan, informasi yang dijabarkan dalam teriakan
  • “Ayah sudah makan,” gumam Ani -> ada kesan pemberitahuan dalam nada perlahan dan intonasi pelan, ada kesan juga Ani sedang melakukan hal lain, sehingga sedang tidak fokus dalam memberikan jawaban.
  • “Ayah sudah makan!” pekik Ani -> ada kesan sedikit kehisterisan, sedikit lebih intense dan tinggi dari sekedar teriakan.
  • “Ayah sudah makan,” balas Ani -> ada kesan Ani sedang menjawab seseorang, serta sedikit impresi agak jutek dalam jawaban tersebut, seperti semacam pembelaan, semacam pernyataan yang menantang.
  • “Ayah sudah makan,” sahut Ani -> ada implikasi bahwa Ani sedang menjawab seseorang

Dan gantikanlah kata yang tebal di atas dengan kata sejenis lainnya, “pinta”, “kecam”, “geram”, “tegas”, “ujar”, dan lain-lain, dan kamu akan mendapatkan kesan, implikasi dan impresi yang berbeda. Dapatkah kini kamu rasakan, bahwa satu kata sederhana saja bisa mendeskripsikan suatu peristiwa dengan begitu detail dan jelas? Kamu serasa bisa melihat mimik Ani, ekspresi Ani dan caranya bicara, hanya dengan satu kata. Sungguh kalau sudah berurusan dengan kata, saya bisa jadi seorang freak yang kegirangan sendiri. Seperti sebuah mainan yang tak terlepaskan. Seperti doktor dengan Kaijunya di film Pacific Rim, atau seperti Downey dengan berbagai versi kreasi Mark sekiannya. Saya maniak kuis Kata Berkait, Aksara Bermakna, Teka Teki Silang, apapun itu yang berkaitan dengan kata. Itu adalah surganya saya, tempat saya menjadi anak kecil lagi.

scrabble-letters

2. Menulis adalah candu. Kamu tahu, saat menulis saya lupa dunia saya. Mereka yang berseliweran di depan mata buat saya menjadi tiada. Kesedihan yang ditumpahkan lewat kata, kegembiraan yang diguratkan oleh aksara, kenangan yang didokumentasikan dan dimemorikan dalam arsip, semuanya proses yang membawa saya pergi jauh dari dunia yang sekarang, ke suatu alam tanpa batas tempat kreatifitas, rasa dan isi benak ditumpahkan seenak jidat tanpa ada panduan, pedoman, dan aturan. Pahitnya rutinitas sehari-hari terabaikan saat menulis; sakitnya hati akan segala yang hidup sebabkan, teralihkan dalam sekian satuan waktu; sebentar tapi berarti. Maknanya dalam buat hidup dan diri. Menulis adalah pelarian tempat mengeluarkan monster dalam otak yang akan mengamuk kalau tidak diberi kebebasan. Menulis adalah menerbitkan satu klon dirimu yang tidak bisa kamu ekspresikan dalam hidup real. Menulis adalah makhluk Hulk yang kamu inisiasi untuk berkarya dan menghancurkan tembok-tembok keterbatasan. Semuanya kamu bisa lakukan lewat tulisan, lewat kesaktian kata dan cerita.

addiction

Intinya menulis adalah hidup saya, sesuatu yang berarti buat saya. Bak anjing peliharaan yang setia, menulis selalu membawa kedamaian, membawa kewarasan saat kita nyaris memilih untuk gila dan lari dari hidup. Bagai sesosok saudara yang selalu stand by, ada tanpa perlu berjanji untuk menampung semua yang ingin dicurahkan. Tanpa banyak tanggapan dan response, tapi menerima diri ini utuh tanpa cela dan cerca.

Kamu tahu, seseorang pernah berkata bahwa blog saya “tidak bermutu”. Waktu saya tanya, “boleh tahu kenapa menurutmu tidak bermutu?” Dia menjawab, “Ya ga jelas aja isinya apaan..” Bam! Itu lumayan buat sedih, terutama karena kalimat tanpa candanya datang dari salah seorang lingkaran terdalam di hidup. Tapi di situ saya belajar beberapa hal :

  • Bahwa kalo kamu menulis untuk orang lain, kamu akan selalu kecewa. Kamu harus menulis untuk dan karena dirimu sendiri, bukan didedikasikan untuk orang, walaupun response dan feedback dari orang adalah kebahagiaan tersendiri. Itu hanya bonus dan tambahan, jangan pernah menjadikannya yang utama.
  • Kamu harus belajar menerima dan mencamkan dalam-dalam bahwa sama seperti hasil karya lain, tidak semua tulisan bisa menyenangkan dan cocok untuk orang lain. Tidak ada tulisan yang sempurna yang bisa membahagiakan apalagi “mengagumkan” semua pihak. Lupakan arogansimu dan kehausan akan pengakuan, dan just do the best you can.
  • Kalau kamu mau menulis dan mempublikasikannya, siaplah dengan yang namanya kritik. Kamu bodoh dan dangkal kalau hanya mau menerima pujian. Lebih baik jiwa pecundangmu diluruskan dulu sebelum kamu siap melangkah lebih maju untuk tahap dewasa.

3. Menulis harus dipoles. Pada saat saya selesai menulis, membaca ulang tulisan itu adalah sebuah pakem tanpa kompromi. Sebab kadang emosi yang tertuang semisal saat marah, sedih, sakit, gembira, bisa terlalu berlebihan. Kamu perlu baca dan revisi lagi, poles di sana dan di sini untuk menetralkannya. Tak pernah saya sekali membuat tulisan dan langsung memfinalkannya. Proses edit selalu berlangsung berkali-kali, dan tidak pernah ada kata sempurna. Sebab selalu jadinya ingin menambahkan ini dan itu lagi dan lagi. Writing is a never ending story itself.

copyedits

4. Menulis dan membaca adalah saudara sedarah. Lahir bersama dan hidup ditakdirkan berdua. Kamu tidak bisa menulis tanpa membaca. Kamus kata-katamu harus diperkaya dengan membaca. Saat saya menulis dan menyadari bahwa lagi dan lagi kata yang saya gunakan hanya itu, itu sebuah soft warning bahwa saya perlu lebih banyak membaca lagi. Membaca bukan cuma memperkaya vocabularymu, tapi membuat matamu semakin terbuka akan sudut pandang yang lain yang belum pernah kamu jabani, membuatmu mengenal rasa baru saat membaca hidup dan pengalaman mereka, menolong kamu untuk tetap rendah hati dan terus mau belajar, melatih dirimu untuk mengakui keindahan karya mereka yang lain di luar sana, intinya membantu kamu untuk menjadi seseorang yang lebih baik, bukan hanya dari sisi teknis tapi juga jiwa.

Cintanya saya buat menulis adalah abadi, datang bersama sepaket saat keluar dari rahim Ibu. Selama tangan masih bisa mengetik, mata masih bisa mengamati, hati masih sanggup merasa dan otak masih bisa berputar, jalinan kata demi kata akan selalu terjalin, setidaknya dalam seorang saya 🙂

Happy-writing my dear..

Advertisements

3 Responses to "Serba-Serbi Menulis"

“Kamu bodoh dan dangkal kalau hanya mau menerima pujian. Lebih baik jiwa pecundangmu diluruskan dulu sebelum kamu siap melangkah lebih maju untuk tahap dewasa.” Kalimat itu sungguh membuat saya sadar, betapa saya juga bukan tipe orang yang haus akan pujian. Jelasnya, saya lebih suka dicaci daripada sebaliknya. He. Mantap, nih tulisan. Inspiratif!

Makasih Mas 🙂 wah sampai ke tahap itu tentu proses pembelajarannya panjang ya.. aku mauuuu ha3.. salam kenal…

Beneran mau “dicaci”? Ha. I like that..caci-pujian sulit dihindari di negara penuh humor ini, Mbak..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,713 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Hotel baru nih. Menurut gw biasa aja sih dan servicenya kelihatan masih keteteran ya, mulai dari meja receptionist yang 2/3 nya ga ada orang, service call yang no response at 11.30 pm, lambatnya layanan vallet dll. Semoga ke depanhya bisa quick adjust with the pace . #fairfield #marriott #bali #fairfieldlegian #hotelreview
Parachute! . #siiteminingrusakbackgroundajahahaha #parachute #lunch #bali #cafe #culinary
Meet up with mermaid gendut 🤓 . #fatmermaid #resto #cafe #bali #canggu
Hario coffee, japanese cafe from 1920-an - enak nih tempatnya 🤩 spacious, terang, rapi. Makanan biasa aja but the ambience will win your heart. Price is a but expensive . #hario #hariocoffee #cafe #coffee #breakfast
Wowzonia - affiliated with Amazonia Singapore. Boljug tempatnya lapang and lega. Agak mirip Chipmunk di Neosoho. More pics on story . #wowzonia #playground #kemang
Aimee's ritual every Lebaran - transjakarta . #lebaran #aimee #aimeelynn #busway
Buumi Playscape - ga terlalu recommended ya. Kecil dan ga banyak mainan. More pics and videos on story. . #buumi #buumiplayscape #pp #playground #aimee #aimeelynn #kids
Iiiiiy ini juga enak! 3 japanese food in 3 days and all is too good!! . #kimukatsu #japanese #food #lunch
Uenak!!! . #sushihiro #senopati #sushi #japanese #dinner
Happy eid mubarak 🤗
Finally... After some times craving for tonkatsu, apalagi semenjak Katsu Sei tutup 😍😍😍 Queued 45' ajah sambil mo mejret gendong Aimee yang lagi tidur siang. Worth it? Yessss absolutely!!! Now lg struggling trying to find affordable keisaki di Jakarta. Yg tau DM doong 😭😭😭 . #gempor #demi #porkkatsu #tonkatsu #porkforever #lunch #food #instafood #pork #porklover
❤ . #aimee #aimeelynn #teepee #daughter
Accompanied by slow rock songs : Queen, Mr. Big and so on (in accoustic mode!).. it's such a nostalgic sunday and couldn't be more perfect! . #coc #pluit #breakfast #slowrock #coffee
. ~The running clouds ~Sun is giving up ~Circus Ball giggling ~Comfort in color . #caption #nature #landscape #bali
Kalau sering lewatin sekitaran Sea Circus (deket Motel Mexicola) pasti aware sama Kim Soo presence. Biasanya mereka hampir selalu rame, keliatan dari area outdoornya. Cafenya ada semacam 'Ikea' kecil di dalamnya, jual perintilan rumah. Lucu-lucu juga sih.. Bisa belanja sambil ngopi. . #kimsoo #kayuaya #bali #home
😍😍😍 grande lobby, isn't it? . #renaissancehotel #renaissance #bali #uluwatu #interior #architecture
Kesayangan (dan kesebelan juga kadang2 🤣) . #alfalaval #bukber #lastworkingday #colleagues
Keringetan-day 😓😓 . #labrisa #bali #traveling #aimee
Saking enaknya, ngerasa perlu 1 dedicated post for this. Ini kue es teler mahakarya my multi-talented sister, alias mamanya @libbyandjamie and @libbymikaylen. Enaknya keterlaluan beneran. AMKC should be very worried now they're getting a serious competitor 🤣 even me myself aja plan to buy this cake from my sista' for me ALONE (husband and aimee jangan harap dibagi. Nehi-mehi-tahi) . Lagi convince her to start opening PO buat kue es teler ini. Super perfect! Makannya sambil pedih karena cuma dibagi seperempat bagian. Every bite is gold. . #estelercake #homemade #cake #sister
Si nyebelin yang ngangenin . #aimee #aimeelynn #daughter #cutenessoverload

Blog Stats

  • 516,718 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

July 2013
M T W T F S S
« Jun   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Advertisements
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: