Fanny Wiriaatmadja

Papa (Lagi)

Posted on: July 15, 2013

i-love-dad

Papa lagi, Papa lagi..

Memangnya pernah bayangannya berhenti hadir di hidup kami, anak-anaknya?Β :) Memangnya bisa kenangan akan dia berhenti mengalir dalam benak kami, yang mencintainya bak diri sendiri?

Teringat setiap kali tiba waktu bayaran uang sekolah bulanan jaman aku SMP dan SMU.

Karena uang bayarannya supermahal untuk ukuran tahun itu (BPK Penabur gitu loh, Badan Pemeras Keluarga), setiap mau ngasih tagihan ke Papa, asli rasanya beraaat banget dan selalu serba salah in terms of timing. Saat dia lagi bete, kita jadi ga enak ngasih tagihan. Sebaliknya saat dia hepi, kita jadi tersenyum sendiri ngeliat muka happy-nya dan jadi super ga tega ngerusak kebahagiaannya dengan memberikan tagihan laknat itu. Sekarang saya sendiri ga tau, ada hasilnya ga sih dengan bersekolah di sekolah bagus itu? Kayaknya sekarang juga gini-gini ajaπŸ™‚

Sama halnya dengan waktu ke dokter gigi. Berat banget memberitahukan ke Papa schedule visit ke dokter gigi, karena itu berarti Rp 100,000 harus melayang untuk si dokter yang notabene hanya mengencangkan karet-karet di kawat gigi ini jaman SMU. Duh, penuh sesal mengapa gigi ini tumbuh begitu jelek, sampai harus dikoreksi, tepatnya dengan DUIT. Benci harus memberatkan Papa lagi dan lagi dalam urusan uang.

Teringat titah Beliau setiap makan malam, dimana kami semua sekeluarga harus duduk bersama di meja makan. Makan bersama, ngobrol bersama. Walau kadang ga ada obrolan, tetep aja rasanya damai ngumpul bersama seperti itu. Setelah Beliau ga ada, meja makan itu jadi kambing congek di sudut dapur; saksi bisu sejarah kemesraan sebuah keluarga besar. Sekarang boro-boro makan bersama di meja, yang ada kita jarang makan di rumah lagi, lebih sering makan di luar. Kalaupun makan bersama, masing-masing prefer makan di tempat favoritnya, either di ruang tamu atau di ranjang. Pingin kembali lagi ke masa-masa mesra itu.

Teringat juga ritual kami berdua. Duduk bersama bersisian di meja belajarnya Papa. Either kami khusyuk baca Alkitab masing-masing, sibuk dengan renungan kami sendiri-sendiri, atau kami mengerjakan TTS dengan kamus manual buatan Papa, shortcut kunci jawaban alias cara licik Papa untuk bisa membombardir habis semua kotak TTS itu. Aih indahnya moment itu.

Teringat saat Papa minta diajari cara ber-SMS dengan HP-nya, dan otaknya yang pintar cerdas itu rupanya saat itu belum bisa mengakomodir cara ber-SMS. Begitu penasarannya dia sampai dicobanya berkali-kali dan akhirnya menyerah dengan gadget konyol itu.

Teringat saat aku mengerjakan tugas kuliah dengan komputer, ditemani dengan Winamp yang sengaja ku-stel dengan playlist berisi lagu-lagu Mandarin kesukaannya, hanya demi membahagiakannya, yang sedang berbaring-baring santai di kamar sebelah. Happiness is simple.. Huang Huen, Xiao Wei, dan masih banyak lagi lagu penuh kenangan itu. Adakah yang bisa mengerti kecintaanku terhadap lagu Mandarin selain dia yang juga memiliki minat dan cinta yang sama?

Teringat saat dompet ini dijambret orang. Sesak.. Bukan sekedar karena kehilangan isinya, tapi karena foto dirinya (yang selalu kupajang di setiap dompet apapun yang aku punya) pasti akan dibuang si penjambret entah kemana. Dianggap tidak berguna. Dianggap sampah. Sakit, membayangkan image-nya terdampar di pinggir jalan atau di tong sampah, atau dimanapun, yang pasti tidak layak untuknya, may be diinjak orangΒ :(

Teringat setiap kali berjalan-jalan dalam liburan, terutama saat ke luar negeri. Pilu membayangkan tidak kesampaian membawa dia pergi berlibur bersama padahal sudah sanggup. Gagal membawanya menikmati sakura Jepang yang indah, pemandangan Guilin yang spektakuler, ataupun temple-temple sakral di Taiwan. Selalu minimal sekali ada sesi tangisan cengeng dalam liburan, mengingat kesempatan untuk melihat tawa bahagia dan kagumnya itu sudah tiada. Benci dan sakit..

Teringat saat Papa masuk Rumah Sakit karena asmanya yang akut, dan besokannya subuh-subuh sahabat karibnya sekaligus tetangga kami diserempet mobil saat lari pagi dan harus dibawa segera ke Rumah Sakit. Demikianlah sebuah persaudaraan, sahabat Papa ini ngotot mau dibawa ke Rumah Sakit yang sama dengan Papa, dan sukses ditempatkan di kamar yang sama dengan kamar PapaπŸ˜€ Yang satu empot-empotan ga bisa napas karena asma, yang satu patah kaki karena diserempet mobil.. Seru, satu ruangan, dijenguk oleh teman-teman yang sama dan sukses bikin heboh dengan canda tawa khas bapak-bapak dengan gank-nya. Papa sakit, tapi untunglah bisa terhibur dengan keberadaan sahabatnya itu.

Ngomong-ngomong Rumah Sakit, teringat juga saat-saat pahit itu; saat dimana (masih) dia harus dirawat berhari-hari di tempat yang tidak disukainya itu, dan suatu pagi dengan suara lemah dia mengadu ke kami bahwa Susternya jahat dan kasar. OMG, sungguh betapa hancurnya hati kami mendengar aduannya itu dan tidak bisa melakukan apa-apa selain mengajukan complain ke pihak Rumah Sakit. Tak berdaya karena tak bisa setiap detik mengawasi Papa dan Suster-Suster biadab itu. Siapa yang amarahnya tidak bangkit dan mental sampai ubun-ubun kepala sisi teratas, mendengar kesakitan yang dialami oleh orang yang paling disayang itu? Benci, pahit dan sakit rasanya. Berbagai alternatif tindakan sadis dan kejam muncul di kepala untuk diterapkan ke si Suster dalam imajinasi, tapi toh tidak bisa dilakukan kan, karena malam demi malam, kami memang harus menyerahkan Papa ke tangan orang yang seharusnya bak malaikat itu?

Siapapun kalian yang ingin menjadi Suster atau Perawat atau apapun itu, sungguh, sungguh dan sungguh, semoga kalian semua melakukannya dengan hati dan cinta, tidak seperti Suster yang jahat itu😦 Ga kebayang nasib para pasien apalagi yang sudah tua renta dan ga berdaya, ditambah misalnya tidak punya keluarga yang cukup menyayangi dan memperhatikannya, di tangan para Suster yang seenak jidat dan tak punya hati.

Teringat lagi dan lagi, saat dia di ICU dengan napas yang terpatah-patah, yang menurut dokter bagaikan orang lari di tempat 2-hari non-stop sesaknya, dan kami hanya bisa menempelkan hidung di kaca ruang ICU dari luar dalam isak tangis, menatapi dia yang seluruh badan dan wajahnya ditempeli alat, namun masih kesulitan bernapas. Pandangannya yang nanar namun liar menyiratkan secara eksplisit derita dan sakitnya, dan kami di luar hanya bisa mengucapkan doa dan jeritan dalam hati. Belum lagi tangannya yang kemudian terangkat, penuh mohon ke kami seakan berucap, β€œGendong Papa, bawa keluar dari sini..” Bayangan itu semua terekam di benak ini, tak akan pernah hilang sakit dan hancurnya di hati saat mengenangnya. Seandainya sakit Beliau bisa dibagi rata dan ditanggung oleh kami berenam. Tak terbayang deritanya tak bisa bernapas, sementara naik jembatan penyebrangan saja napasku sudah tak bisa bekerjasama dengan hidung, dan harus menggunakan mulut karenanya sebagai penyeimbang. Papa, mengapa begitu sengsara engkau dengan sakitmu?😦

Terakhir, ingat juga akan someone yang pernah berjanji di depan almarhum Papa, that he will take care of me. Someone yang on behalf of Papa, berjanji melakukannya sepenuh hati. Well, sepertinya itu tidak bisa terlaksana bukan? You broke the promiseΒ :) It is a vow, that you once said, anyway, on behalf of the person whom I love the most in the world..Β  It hurts sometimes to remember.

Terhadap seorang manager di bekas kantor, aku pernah katakan bahwa dalam audisi cast sebuah film dimana adegan yang diujicobakan adalah menangis, mungkin aku bisa dijagokan jadi pemenang atau paling tidak lolos next stepnya. Sebab membayangkan sosok paling disayang dan dicinta itu, segala kenangan dengannya, bahagia dan hidup bersamanya, bahkan sampai mengingat semua kesakitannya, pasti sukses menghasilkan genangan air mata, dimana aku harus mendongak-dongak tidak karuan menatap langit-langit demi menahan bocornya air mata ini, jatuh ke bawah.

Again siapapun kalian yang masih diberikan cukup keberuntungan untuk masih bisa menikmati hidup bersama ayah kalian, would you guys do a favor to me?

Tolong, sayangi dan cintai dia.. peluk dia, kecup dia, rangkul dia sesering mungkin, nikmati moment-moment kalian bersama. Sabar terhadap dia, temani dia, manjakan dan mesralah dengan dia, jadilah anak kecil selalu untuk dia, jangan pernah berubah, jangan pernah menjauh. Tolong wakili aku yang sudah tidak bisa melakukannya lagi, lewat tangan dan hidup kalian. Salurkan semua kerinduanku yang kadang tak tertahan ini dimana hanya mimpi yang kadang bisa membantuku mempertemukan diri dengannya, itupun kebanyakan dalam diam.

Salam terhangat dan terdalamku untuk semua ayah kalian dimana pun kalian dan mereka berada dan terima kasih sebelumnya.

……………………..

Harus berhenti menulis. Can’t see clearly tuts keyboard ini. This tears is blocking my sight.

Love you Dad..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,697 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Refreshing morning view
.
#view
#morning
#bandung
#mercure
#nature
#familyholiday I must get it!!
.
#aimee
#minnie
#baby
#mercure
#bandung
#holiday
#family Christmas is everywhere 🌲
.
.
#christmas #christmastree #bandung #bandungtrip #aimee #transluxuryhotel #instatravel #instababy FAMILY πŸ‘¦πŸ‘§πŸ‘¨πŸ‘©πŸ‘΄πŸ‘΅πŸ‘ΆπŸ‘±
.
.
#family #bandung #bandungtrip #transluxuryhotel #familyportrait Tempatnya loetjoe. That's it.
.
.
#dinner #bandung #missbeeprovidore #chicken #instafood #food Aimee and Koko Kael at the kids club

#aimee #baby #kidsclub #transluxuryhotel #bandung #holiday #family #kids Swimming!! 🏊🏊🏊
.
.
#aimee #baby #swimming #bandung #bandungtrip #holiday #family #transluxuryhotel Get ready for Aimee 1st traveling experience. We tried the easy one first, Bandung :) #aimee #baby #traveling #jalan2 #longweekend #bandung #family <<emosi>> Last nite dinner di Kopitiam, GI

#langsunghilangseleramakan
#kwetiau
#pucatpasi
#polosbanget
#dikitbanget
#4suaphabis
#emosi
#seginiplustehpajakdll70ribu 
#enakkankwetiaunyokapgw
#waiternyajelalatanlagi πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘ 1 (foto) lagi dari Mayora.. #aimee #birthday #1yearold #perayaanbatchkedua #celebration #remboelan #plazasenayan #inlawfamily #ayeamakukuyeye Libby and Jamie card for Aimee 😁

#birthdaycard #birthday #aimee #kids #handmadecard #cousin #nephew #niece Libby's card for Aimee 😁

#kids #birthdaycard #cousin #niece #birthday #aimee #handmadecard It's almost Christmas, the most wonderful time of the year!! Last year I didn't enjoy all this season beauty as I'm stucked at thome post-birth. But now?? Yeay!! Mall to mall, get ready!

#christmas #decoration #themostwonderfultimeoftheyear #christmastree One of my favorite place. Tasty food, wide range of variety, reasonable price, beautiful and comfy atmosphere

#remboelan #restaurant #indonesianfood Masih edisi ultah πŸŽ‚

Headband by @bearbeecollection 
Dress by @galerieslafayette

#aimee #birthday #1yearold #white #baby #instababy #remboelan #plazasenayan #asyikdengansendokdansegalamacam Family is number one blessing

#aimee #birthday #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #keluargapala #remboelan #plazasenayan #whitebluedresscode ❀πŸ‘ͺ❀ 3 of us

#aimee #birthday #lunch #1yearold #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan Teeth and tongue πŸ˜—

#aimee #baby #laugh #birthday #1yearold #lunch #celebration #perayaanbatchkedua #remboelan #plazasenayan πŸ“· : @lieta73 πŸ˜€ Aimee mukanya kok penuh cela gitu si?

#aimee #baby #family #birthday #1yearold Aimee 2nd cake 🍰

A cake πŸŽ‚ by @ivenoven, a birthday cake I always want since errr.. forever?? πŸ˜€

#aimee #birthday #baby #1yearold #cake #ivenoven #winniethepooh #vanillanutella #vanilla #nutella

Blog Stats

  • 405,710 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

July 2013
M T W T F S S
« Jun   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

tuliskan yang tak mampu terucap

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: