Fanny Wiriaatmadja

Sherlock Holmes : Penelurusan Benang Merah

Posted on: May 17, 2013

re_buku_picture_86387

Judul Buku : Sherlock Holmes – Penelurusan Benang Merah
Pengarang : Arthur Conan Doyle
Tahun Terbit : 2012 (cetakan keempat)

Buku yang berisi detail pertemuan pertama Sherlock Holmes dan Watson ini merupakan buku wajib yang harus dibaca para penggemar Sherlock Holmes, terutama bagi para pemula sebagai pijakan awal sebelum mengikuti kisah petualangan kedua sahabat ini dalam mengusut berbagai kasus kejahatan yang terjadi. Sama seperti keseluruhan seri bukunya, dijamin buku ini akan mendorongmu ke titik maksimal untuk mulai mengoleksinya secara lengkap.

Bercerita dari sisi Watson sebagai orang yang selalu mendokumentasikan kisah-kisah Sherlock Holmes, Watson bercerita mengenai kisah hidupnya yang berawal dari kelulusannya dari universitas dengan gelar dokter, dan bagaimana ia ‘terperangkap’ bertugas di Afghanistan dan mengalami sindrom pascaperang setelah dipulangkan kembali ke London akibat terluka parah dalam perang tersebut. Buku ini menggambarkan dengan gamblang kehidupan luntang-lantung seorang Watson, salah satunya ditunjukkan dari cara hidupnya yang harus berhemat cukup ketat serta pola hidupnya yang tidak teratur.

Alur cerita mulai menanjak saat kita sebagai pembaca dibawa menuju detik-detik perkenalan Watson dengan Sherlock Holmes melalui ex rekan kerja Watson yang tidak sengaja ditemuinya di bar, suatu kebetulan yang membawa Watson ke awal persahabatan dengan karakter unik seorang Holmes. Pembicaraan singkat Watson dan Holmes di awal perkenalan mereka untuk saling menjajaki kemungkinan berbagi apartemen pun sudah sanggup menyita perhatian dan rasa penasaran kita, terutama bagian di mana Holmes melakukan deduksi khasnya tentang latar belakang Watson. Di pertengahan, rasa penasaran ini akan terjawab dengan adanya penjelasan dari Holmes, dan hal-hal semacam ini akan memuaskan dahaga kita sepanjang membaca buku ini. Deduksi-deduksi dari Holmes dan analisanya, yang menjadi salah satu daya tarik buku ini, membuat kita tidak bisa berhenti membaca dan terus membalik lembaran demi lembaran demi mendapatkan sebuah jawaban seiring bertambahnya kekaguman kita terhadap Holmes.

Kembali ke cerita perkenalan dengan Holmes, jadilah mereka berdua kemudian berbagi apartemen di Baker Street, sebuah tempat historis yang tidak akan bisa lepas dari karakter Holmes. Di awal kisah diceritakan rasa penasaran Watson terhadap karakter sahabat barunya yang misterius ini : Seorang yang ilmiah, sangat cerdas, berubah dengan cepat dalam hitungan waktu antara bersemangat dan muram, arogan dan penuh kepercayaan diri, dan masih banyak lagi.

Holmes kembali menjawab rasa penasaran Watson saat seorang rekan Holmes dari kepolisian, Gregson, datang menemuinya untuk meminta bantuan terkait kasus pembunuhan misterius di sebuah rumah kosong tak berpenghuni di Lauristons Gardens No. 3. Rekan Gregson yang lain sekaligus saingannya, Lestade, ikut serta dalam proses penyidikan dan bersama mereka mengunjungi TKP, termasuk Watson yang menyambut undangan dari Holmes untuk menjadi observerdalam kasus kali itu. Ketegangan yang terjadi selama proses pemeriksaan di TKP tergambarkan dengan baik di buku ini, terlihat dari persaingan yang kasat mata antara kedua anggota kepolisian tersebut, termasuk mereka berdua melawan Holmes.

Tewasnya seorang pria bernama Enouch Drebber secara misterius tanpa adanya bercak darah ditemukan dari dirinya, ditambah tulisan Rache di dinding yang menimbulkan banyak spekulasi disusul kematian sekretarisnya Strangerson beberapa hari kemudian benar-benar menjadi sebuah misteri selama beberapa hari itu.

Mulailah petualangan mereka menyelidik. Kita dibawa naik turun menuju titik-titik keberhasilan dan kegagalan Holmes, dan kita dibawa menyaksikannya dari kacamata Watson yang kebingungan dan tidak siap dengan semua hiruk pikuk petualangan ini, bahkan pengalamannya di Afghanistan digambarkan tidak sebanding dengan adrenalin yang melonjak selama mendampingi Holmes. Saksi demi saksi diinterogasi, bukti demi bukti ditelaah dan diselidiki, dan di sini kita mengenal Holmes yang mempelajari banyak ilmu untuk mendukung penyelidikannya mulai dari bela diri, ilmu deduksi sampai ilmu mengenali berbagai jenis abu tembakau. Sungguh sangat menarik.

Di titik-titik akhir, petualangan mereka dibawa meloncat dan disajikan ke pembaca dalam kecepatan kilat dimana Holmes dengan gaya khasnya yang dingin dan santai memperkenalkan kepada Watson dan dua rekan polisinya, pembunuh dan biang keladi dari semua pembunuhan ini, yang sungguh akan membuat pembaca ternganga. Tanda tanya besar di akhir ini kembali dijawab oleh Doyle dengan menyajikan satu bagian khusus bergaya flashbackyang menceritakan latar belakang pembunuhan. Segerombolan kaum Mormon yang sedang merantau menemukan dua sosok terdampar di padang gurun dalam keadaan mengenaskan, dan dari sinilah semua kisah bermulai. Jefferson Hope dan kekasihnya serta calon mertuanya merupakan tokoh sentral tempat bermuaranya kasus ini. Dendam yang dibungkus dalam latar belakang agamawi menjadi suatu hal unik yang menghasilkan motif untuk membunuh dalam pengejaran puluhan tahun. Sama seperti ungkapan detektif terkenal Hercule Poirot, muara pembunuhan adalah wanita, uang, dan kekuasaan.

Dan pada akhirnya ketika kita menutup buku ini, terjawablah semua pertanyaan itu.

Buku ini adalah buku cerita Holmes kesekian yang saya baca, yang memang berada dalam urutan yang tidak tepat karena tidak saya baca pertama kali. Karenanya saat kemudian saya membawa buku ini, nyata perbedaan yang terlihat yang menggambarkan kedewasaan Holmes. Di buku pertama ini dikisahkan Holmes yang ‘pahit’ yang terkesan belum bisa menerima bahwa hasil kerja kerasnya hanya membuahkan pujian bagi kedua rekannya di kepolisian dan bukan untuk dirinya. Berbeda dari kisah-kisah sesudahnya, tergambarkan dengan sangat gamblang perubahan sikap Holmes dalam merespons hal ini, dimana yang ada sekarang hanyalah sikap santai dan relaks. Unsur penting ini memang tidak signifikan, tapi para pembaca pasti bisa merasakan proses bertambahnya kedewasaan Holmes yang walaupun detektif juga “manusia biasa”.

Yang membuat kita ketagihan terhadap buku ini adalah deduksi-deduksi Holmes, yang memaksa kita ikut memeras otak dan berlomba ingin memiliki pola pikir yang sama seperti Holmes. Sungguh, kita pembaca ditempatkan sebagai Watson-Watson kecil yang ikut kebingungan, ikut semangat, ikut sumringah dengan semua detik petualangan ini. Kasus yang berat disampaikan dengan bahasa yang ringan, dan filosofi-filosofi Holmes yang terbukukan dalam sejarah menjadi suatu perenungan sendiri bagi kita. Kalimat-kalimat deskriptif yang digunakan juga sangat baik sehingga sungguh seolah kita berada di samping kedua tokoh utama ini dan ikut menyaksikan dari samping. Semua unsur psikologis tertangkap dan dijabarkan dengan baik juga.

Sungguh, sebuah sosok mengagumkan yang membuat kita ingin mengenalnya dan kasus-kasusnya semakin lebih dan lebih lagi. Bukan sekedar kisah detektif biasa, tapi lebih dari itu, ini adalah tentang sebuah image, sebuah icon, dan itulah Holmes. Sherlock Holmes.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,714 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Last pic from #easternopulence. We ordered Nasi Goreng Buntut Cabe Ijo and Soto Betawi si Pitoeng. Taste good though not outstanding. Pricy but come on, of course this has to be!
.
#easternopulence
#dharmawangsa
#restaurant
#food
#dinner New place for your event! I want to grab every single detail of the place and put it forever in mind.
.
#easternopulence
#dharmawangsa
#restaurant
#interior
#oriental
#classic Blow your mind! It's a second Bunga Rampai perhaps but within higher level and with oriental touch. So so so beautiful. More posts available for this place.
.
#easternopulence
#dharmawangsa
#restaurant 
#oriental
#design
#classic
#interior Morningville : situation
.
@morningvillejkt
#morningville
#interior
#dharmawangsa
#cafe
#restaurant πŸ’‹πŸ’‹
.
#aimee
#aimeelynn 
#morningville Sumprit this is so good! #chickenkaraagesambelkecombrang @morningvillejkt
.
#morningville
#chickenkaraage 
#kecombrang
#eatery
#coffee
#food
#cafe
#restaurant
#culinary
#wisatakuliner My strength and booster
.
#aimee
#aimeelynn
#daughter
#ilusm Fell in love with the name first, followed by the food. New place in Wahid Hasyim, Tanah Abang. Nice place, good food, small portion, a bit pricy but very recommended! @pardonmyfrench.jkt
.
*brb, need to go to Mcdonald
.
#pardonmyfrench
#pardonmyfrenchjakarta
#review
#restaurant
#cafe
#lunch Can u believe it? The traffic was mad. Lady Ai2 was sleeping aaand.. I opened the app and playin' this again the whole time from Jelambar to Karet! I know it's pretty embarassing but 8 new monsters caught in 40' and they're super cute. No regret! I really miss the euphoria!
.
#pokemon
#game Felt so yellow here. Somehow don't really feel like homey.
.
#cafemilano
#caffemilano
#gi
#coffee With Aimee and Kuku @ye_23ly 😎
.
#aimee
#aimeelynn
#family 
#temukangen
#greyhound 
#gi Selalu berjodoh dengan tempat ini. 3rd time in a month
.
#greyhound 
#gi
#coffee
#mangostickyrice Ayam tulang lunak πŸ—πŸ—
.
#ayamtulanglunak
#hayamwuruk
#greenville
#lunch
#food Natural disaster is my kind of movie
.
#geostorm
#movie
#fridaynite
#cinemaz
#cineplex
#grandparagon Kids mode ini kece banget! I've been Samsung loyal customer but never realized of this feature before.
.
#baruexplore
#samsung Yummy!!
.
#cassis
#cassiskitchen
#marshmallow
#gulali
#food
#instafood Tutor Time trial
.
#tutortime
#pluit
#aimee
#aimeelynn 
#preschool
#toddler
@tutortimepluit Topic of the day : Anak n cruise 😁
.
#reunion
#greyhound
#aciauvinnie
#friends Come back here because this is lumayan enak
.
#gopek
#gi
#indonesian
#restaurant
#lunch Situation : classic place plus little playground in the form of pirates ship. Usually rame and sering di-reserved buat acara so better call first before you come
.
#harlequinbistro 
#kemang
#restaurant
#classical
#cafe

Blog Stats

  • 460,380 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

May 2013
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Jia Effendie

author, editor, translator, and literary agent

Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain's Personal Blog

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

Pemintal rindu yang handal pemendam rasa yang payah

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: