Fanny Wiriaatmadja

Selamat Disentil

Posted on: February 1, 2013

kelereng2

Another old post at Facebook, written by October 2010

Jika ada lomba kelereng, trust me that God will become the champion. No doubt! Sebabnya sederhana : karena Dia sangat pandai menyentil…

Diiringi lagu lembut Have I Told Lately Rod Stewart, saya diajak merenung kembali tentang hari kemarin di mana saya sedang berada di sebuah mall yang sudah begitu mendarahdaging akhir2 ini karena bisa dikunjungi 2-3x dalam seminggu. Yang mengenal saya dengan baik akan tahu bahwa I am a quite-competitive guy – jadi saya menolak kalah dengan keterbatasan ingatan saya and I prefer to write this on sebelum sentilan ini terlupakan rasanya..

Ok, I was on the toilet at that time, tepatnya di tengah antrean panjang orang2 yang kebelet pipis maupun kebelet melakukan aktivitas lain yang sebaiknya tidak usah disebut di sini karena faktor tidak pentingnya.

Karena antriannya panjang, untuk mengisi waktu saya melakukan aktivitas mengamati sekitar. Daripada mengamati cewek2 cantik bergaya, entah mengapa saya lebih tertarik pada sosok seorang wanita muda sederhana berseragam yang jelas adalah penjaga toilet di situ. Dia berdiri di depan pintu, di sudut, dan ternyata matanya juga sibuk beraktivitas menatapi kerumunan orang2 dsitu..

Yang menarik adalah gayanya yang terkesan tidak percaya diri. Matanya sesekali menatap sesekali menunduk, dengan kaki yang digoyang2kan dengan kikuk. Dan saya pun mengerti dr sorot matanya, rona dan ekspresi wajahnya..

Mencoba menyelami pikiran si Mbak :

Kamu tahu rasanya setiap hari berada di suatu tempat dan dijejali pemandangan wanita2 cantik berpakaian indah dengan pipi merona hasil pulasan blush on serta high heel tinggi dan tas tangan bermerk?

Tahukah kamu rasanya, hanya bisa menatap bayangan cantik wanita2 gaya itu, mematut diri dengan percaya dirinya di depan cermin? Si mbak dicekoki pemandangan itu tiap menit..

Pahamkah kamu betapa semua pemandangan itu menaburkan benih iri sedikit demi sedikit dan menghasilkan mimpi bagi si mbak untuk menjadi seperti mereka?

Tapi mimpi itu dengan sadisnya toh dihancurkan oleh fakta, kenyataan bahwa mereka tidak dilahirkan dengan kekayaan dan kemampuan untuk tampil cantik seperti itu. Mereka hanya mampu berseragam seadanya dan berhadapan dengan jamban kotor dan tumpukan tissue bekas serta pembalut yang bahkan malas dibuang gadis2 cantik berpendidikan itu di tempatnya.

Saya sangat terpukul.. Adakah mbak2 itu sungguh berpikir dan merasa rendah seperti itu? Tatapan kagum dan merana mereka sungguh menyuarakan kerinduan terpendam untuk merasakan at least sekejap menjadi wanita2 itu.. Wanita yang anting kalungnya hanya bisa dilihat di majalah2…

Bagaimana caranya menyatakan kepada si mbak bahwa walaupun dia tidak seperti mereka, dia tetap sama berharganya? Bagaimana mengatakan bahwa kadang hati mbak lebih murni daripada kami para wanita yang berpakaian rapi dan penuh riasan? Bagaimana mengungkapkan pada si mbak bahwa sungguh kami menghargai pekerjaannya – menghargai jerih payahnya untuk mau berkotor2 dan berjijik2 dalam usahanya menjaga kebersihan wc ini??

Betapa saya ingin memeluknya dan meneriakkan bahwa kita sederajat.. Saya ingin memberikan gaun terindah saya, memberikan kesempatan padanya untuk mengenakannya, bermakeup dan merasakan menjadi Cinderella.. Merasakan tawa takjub dan bahagianya..

Siapa yang akan sungguh2 memikirkan nasib mereka kaum kecil itu??

Sore itu saya juga menuju ke tempat saya bekerja dulu untuk mengurus deposito dan alangkah terkejutnya saya mendapati mbak2 di wc tempat saya bekerja sekarang sudah menjadi operator telepon di situ.. Saya ternganga dan sungguh sungguh berterimakasih untuk siapapun yang mau memikirkan untuk memberikan kesempatan pada si mbak untuk lebih berkembang. Saya dengar pun performancenya bagus.. Terima kasih lkarena masih ada keadilan untuk orang kecil itu.. Terima kasih..

Sentilan kedua dari Tuhan datang dalam bentuk anak2 kecil yang menyewakan payung saat hujan deras. Berhujan2 ria dengan ceria mereka berlomba merebut pelanggan.

Umbrella

Saat saya menggunakan jasa mereka dan mengajak mereka berpayung bersama, mereka menolak. Dan selama perjalanan itu mata saya tidak hentinya mengamati mereka. Cuma ada 1 kata untuk menggambarkan saat itu.. Kasihan.. Ya, kasihan anak2 kecil ini.. Saat sampai di tujuan, saya tersenyum semanis dan sedalam mungkin untuk memberitahu mereka bahwa saya bersyukur atas keberadaan mereka, saya menghargai pertolongan mereka dan mereka berharga. Tapi senyum saya lenyap ditelan sebuah pemandangan : melihat sang bocah sibuk menghitung uang yang saya berikan dan cepat2 memasukannya ke kantong.

Ya.. Mereka tidak butuh senyumanmu, semanis apapun itu. Mereka butuh uang, butuh penghasilan untuk menghidupi mereka dan keluarganya..

Sedih lagi, kasian lagi.. Siapa ya yang sungguh2 memikirkan nasib mereka? Even saya pun jangan2 besok2 sudah lupa dengan sosok malaikat mereka dan kemungkinan besar besok2 pikiran saya sudah kembali dipenuhi pikiran tidak penting seperti mau nonton film apa ya hari ini atau keriting rambut saya belum hilang kan?

Adakah seseorang apalagi pemimpin2 bangsa yang benar2 menaruh segenap pikiran dan perhatiannya untuk orang2 kecil di negeri ini?

Saya tidak tahu

Terima kasih untuk Yang Di Atas atas sentilannya.. Untuk sebuah rasa pedas di hati hasil dari sentilan itu.. Sentil saya terus supaya hati saya ‘sadar’ dan tidak takabur…

Selamat disentil juga..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Fanny Wiriaatmadja

Follow Fanny Wiriaatmadja on WordPress.com

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,696 other followers

Memories in Picture - IG @fannywa8

Impatience has its cost 😐

#pablo #pablonyalongsor #cheesetart #japan #matcha #greentea #gandariacity #gancit #gojek #terimakasihabanggojekyangrelaantri #maugamaukasihtipsgede

@pablo_cheese_tart_indonesia Enjoying 30 % discount of Crispy Beef Steak πŸ„πŸ΄πŸ½ #fillbellies #gajahmada #crispybeefsteak #steak #food #dinner #western @fillbellies Anak kepo part 2

#aimee #baby #mainanembercuciankotor #emaknyaudahkehabisanide #udahhabisenergi #parenthood Anak kepo πŸ˜‚

#aimee #koper #luggage #tatah #jalan #kepo #kiddy -> lg addicted main ini 😎

#designhome #game #playstore #interior #design Yg masak mau kawin tampaknya.. #bintanggading #pik #elanglaut #noodle #bakmi #pork #porknoodle #asinbangetyangdisini πŸ˜²πŸ˜πŸ˜–πŸ˜• Tryin' this just now.. Agak kecewa.. rasanya flat banget dan ga ada wangi2nya.. istilah gw : rasanya cuma di lidah dan ga nyampe' ke hidung πŸ˜…

However teksturnya bener lembut dan agak basah, jadi gak seret kayak kue bolu.

Suggestion : mending rasa matcha-nya ketimbang original cheese cakenya. Rasanya lebih intense.

#fuwafuwa #cheesecake #pik #elanglaut #kue #cake #dessert #japan Kemasannya lutjuuu πŸ˜„ #samyang #samyangcheese #instantnoodle #korea #mieinstant #mujigae #pluitvillage #bulgogi #koreanfood #kimchi #chicken #dinner #food #instafood #tiramitsu ala my sister 
#cake #handmade #baileys #dessert Lunch batch 1, diikuti nasi padang #kalimantan #noodle #bakmi #pontianak -> supercool ❀😢😢😢❀ #tyrionlannister #tyrion #gameofthrones #georgerrmartin #series #lannister #biarceboltapikece Happy playin' with the new playmat and fence *for only 10-15' and then yellin' askin' to get out

All is rented via @gigel.id

#playmat #fence #cobyhaus #baby #aimee πŸ³πŸ‹πŸ¬πŸŸπŸ πŸ‘ #sulawesi #megakuningan #seafood #parape #ricarica #dinner #squid #crab #soka #makassar πŸ·πŸ–πŸ½ #babipanggang #pork #pig #food #brunch #asemka #gataunamatempatnya 😢😢😢 #halloween #latepost #gardin #bali  #green #greenery #traveling Coffee? No, please.. #gadoyan #inipunyasuami #coffee #seniman #senimancoffee #bali #ubud #cafehopping #wisatakulinerbali #wisatakuliner #traveling πŸŒ™πŸŒ›πŸŒœβ˜β­ #selfie
#smile 
#goodnite
#seeyoundari May our path cross again in the future @alicia_tibob 
#farewell #sundari #alfalaval #hrd #teamwork πŸ·πŸ–πŸ½ #porkbelly #pork #porkneverdies #bali #slipperystone #greek #food #instafood #travelling #dinner #cafehopping

Blog Stats

  • 404,271 hits

FeedJit

Archives

Categories

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool

February 2013
M T W T F S S
« Jan   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  
Dream Bender

mari kendalikan mimpi

catatan acturindra

sekelumit cerita penolak lupa

JvTino

semua yang ada di alam ini bersuara, hanya cara mendengarnya saja yang berbeda-beda

Rini bee

Ini adalah kisah perjalanan saya. Kisah yang mungkin juga tentang kamu, dia ataupun mereka. Kisah yang terekam di hati saya. Sebuah karya sederhana untuk cinta yang luar biasa. Sebuah perjalanan hati.. :)

hati dalam tinta

halo, dengarkah kamu saat hatimu bicara?

lukamanis

terlalu manis untuk dilukakan

Agus Noor_files

Dunia Para Penyihir Bahasa

kata dan rasa

hanya kata-kata biasa dari segala rasa yang tak biasa

Iit Sibarani | Akar Pikiran

Serumit akar, menjalar ke setiap sudut pikiran dengan hati sebagai pusat gravitasinya.

cerita daeng harry

cerita fiksi, film, destinasi dan lainnya

Dunia Serba Entah

Tempatku meracau tak jelas

Astrid Tumewu

i am simply Grateful

Mandewi

a home

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Meliya Indri's Notes

ruang untuk hobi menulisnya

anhardanaputra

kepala adalah kelana dan hati titik henti

catatanherma

Apa yang kurasa, kupikirkan...tertuang di sini...

Rido Arbain

Introducing the Monster Inside My Mind

Tempted to Write

Introducing the Monster Inside My Mind

MIZARI'S MIND PALACE

..silent words of a silent learner..

Nins' Travelog

Notes & Photographs from my travels

Gadis Naga Kecil

Aku tidak pandai meramu kata. Tapi aku pemintal rindu yang handal.

lalatdunia's Blog

sailing..exploring..learning..

GADO GADO KATA

Catatan Harian Tak Penting

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Luapan Imajinasi Seorang Mayya

Mari mulai bercerita...

hedia rizki

tuliskan yang tak mampu terucap

Catatannya Sulung

Tiap Kita Punya Rahasia

chocoStorm

The Dark Side of Me

copysual

iwan - Indah - Ikyu

Rindrianie's Blog

Just being me

Nona Senja

hanya sebuah catatan tentang aku, kamu, dan rasa yang tak tersampaikan

He said, I said

Introducing the Monster Inside My Mind

Doodles & Scribles

Introducing the Monster Inside My Mind

All things Europe

Introducing the Monster Inside My Mind

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

miund.com

Introducing the Monster Inside My Mind

Dee Idea

Introducing the Monster Inside My Mind

DATABASE FILM

Introducing the Monster Inside My Mind

www.vabyo.com

Introducing the Monster Inside My Mind

aMrazing

Introducing the Monster Inside My Mind

~13~

Introducing the Monster Inside My Mind

%d bloggers like this: